Minggu, 28 September 2014

Tips Menciptakan Lingkungan Fisik yang Baik untuk Belajar

Tips Menciptakan Lingkungan Fisik yang Baik untuk Belajar
Aku suka kelas kami!

Tips Menciptakan Lingkungan Fisik yang Baik untuk Belajar


Sebagai guru, Bapak dan Ibu tentu tahu bahwa ketika siswa kita merasa diapresiasi, dihormati, didukung, dan dihargai, maka mereka akan belajar dengan lebih mudah dan lebih baik. Hal ini dapat kita lakukan dengan memanfaatkan lingkungan fisik di sekitar mereka. Berikut ini saya mencoba memaparkan beberapa tips sederhana untuk menciptakan lingkungan belajar (lingkungan fisik) untuk mendukung kegiatan belajar mereka, dengan demikian mereka dapat meraih kesuksesan sesuai dengan potensi mereka masing-masing. Mari kita intip satu per satu.

Teruskan Membaca »

Jumat, 26 September 2014

Cerita Hikmah: Bapak, Anak, dan Keledai

Cerita Hikmah: Bapak, Anak, dan Keledai
Di mana rasa sayangmu terhadap anak itu?

Cerita Hikmah: Bapak, Anak, dan Keledai


Pasa suatu masa, di sebuah negeri dikisahkan, ada dua orang anak beranak yang ingin pergi ke suatu pasar untuk menjual seekor keledai. keadaan Bapak, Anak, dan keledai itu serba tanggung. Bapak itu berumur agak lanjut, tetapi masih cukup kuat untuk berjalan. Si Anak sendiri juga tanggung, ia adalah remaja yang belum dapat di sebut dewasa, tetapi juga tidak dapat lagi dikatakan anak-anak. Sementara si keledai, adalah keledai yang sehat kuat tetapi badannya beukuran agak kecil.

Pagi-pagi, berangkatlah mereka menuju pasar yang letaknya agak jauh dan harus ditempuh dalam perjalanan setengah hari. Bapak dan Anak, dengan membawa bekal makanan yang cukup untuk diperjalanan segera naik ke punggung keledai. Mereka menaiki keledai itu selama beberapa jam, hingga akhirnya tiba di sebuah kampung dengan kerumunan orang-orang. Demi melihat seekor keledai kecil dinaiki oleh Bapak dan Anak itu, berbisik-bisiklah orang-orang itu. Kemudian salah satu dari mereka berbicara.

Teruskan Membaca »

Cerita Hikmah : Bangau, Tujuh Ikan Mas, dan Kepiting

Cerita Hikmah : Bangau, Tujuh Ikan Mas, dan Kepiting
Bangau tertawa licik, sadarlah Kepiting ...

Cerita Hikmah : Bangau, Tujuh Ikan Mas, dan Kepiting


Kali ini saya ingin bercerita. Tentu cerita berikut bukan sekedar cerita, tetapi mengandung hikmah. Cerita ini berjudul Bangau, Tujuh Ikan Mas, dan Kepiting. Cerita ini adalah cerita yang pernah saya baca, tetapi saya lupa kapan. Mungkin ada sedikit perbedaan dengan cerita aslinya, tetapi pada intinya sama. Baiklah, sekarang kita simak ya ceritanya.

Dahulu kala, di sebuah danau yang sangat indah, hiduplah tujuh ekor ikan mas, seekor kepiting, dan seekor bangau yang saling bersahabat. Mereka selalu tolong-menolong jika ada di antara mereka yang membutuhkan bantuan. Mereka hidup rukun dan damai.

Akan tetapi kebahagiaan itu berakhir karena kemarau yang sangat panjang. Air danau yang dulu jernih, penuh makanan bagi semua binatang ini menjadi kering berlumpur.  Tentu ketujuh ikan mas dan kepiting kesulitan. Jangankan mencari makanan, untuk bernapas saja ikan-ikan mas itu sangat kesulitan. Lumpur  membuat insang mereka tidak dapat berfungsi dengan baik. Kepiting masih sedikit beruntung karena ia lebih dapat bertahan pada kondisi demikian.

Ketika keadaan semakin kritis, datanglah burung bangau sahabat mereka. Bangau memang tidak selalu ada di danau itu. Sering ia pergi berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan ke tempat-tempat lain. Melihat keadaan sahabat-sahabatnya, segera ia menawarkan bantuan. Katanya kepada ketujuh ikan mas dan kepiting,

“Maukan kalian kutolong untuk pergi dari tempat yang sudah seperti neraka ini?”

Teruskan Membaca »

Kamis, 25 September 2014

Tips untuk Orang Tua: Siaran TV Tak Bermutu

Tips untuk Orang Tua: Siaran TV Tak Bermutu
dampingi anak anda saat nonton tv

Tips untuk Orang Tua: Siaran TV Tak Bermutu dan Perilaku Anak


Jaman sekarang memang jaman kejayaannya televisi. Lihatlah, hampir setiap anak tidak bisa lepas dari siaran tv. Nonton televisi menjadi kebutuhan buat mereka. Akan tetapi, awaskah kita akan program-program tv yang tidak mendidik, tetapi justru mempengaruhi secara negatif (baca: merusak) kepribadian mereka.

Paling parah, acara-acara berbentuk kekerasan, sinetron tak mendidik, hingga lawakan yang lebih mengedepankan pelecehan terhadap perempuan (menjual bagian-bagian tubuh pemainnya), hingga lawakan yang “tidak cerdas” lainnya justru digemari anak-anak kita. Ini sungguh memprihatinkan.

Salah seorang guru yang saya kenal pernah mengeluh bagaimana anak-anak didiknya bersikap di sekolah. Mereka terkesan meniru karakter-karakter di televisi macam di sinetron, mulai dari bertengkar mulut bahkan adu jotos hanya karena rebutan pacar. Ini mungkin bisa dikatakan peniruan yang amat parah. Akan tetapi sadarkah kita bahwa anak-anak juga meniru-niru bagaimana para bintang tv itu berbusana dan berbicara. Seringkali mereka asal meniru dan tidak pas dalam menempatkan diri.

Teruskan Membaca »

Delima dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

delima dan manfaatnya bagi kesehatan
delima adalah tumbuhan yang kaya manfaat bagi kesehatan

Delima dan Manfaatnya


Anda pasti tahu delima bukan? Tumbuhan buah yang satu ini memang terkenal. Di daerah saya, buah delima sering dicari oleh ibu-ibu hamil, karena dipercaya banyak orang dapat membuat bayi yang dikandung akan terlahir sehat dan cantik. Anda tidak percaya? Tidak apa-apa, ini mungkin hanya mitos saja. Tetapi yang jelas tumbuhan yang dapat mencapai ketinggian 4 – 8 meter ini memang mempunyai banyak manfaat.

Jika kita mengamati daging buah yang berupa selaput biji itu, ternyata mempunyai variasi warna. Kita dapat menemukan delima dengan warna salut biji merah, merah muda, putih, hingga ungu. Delima yang mempunyai nama ilmiah Punica granatum atau Punica malus L ini diduga berasal dari Timur Tengah, tepatnya dari Iran. Hingga kini telah menyebar ke berbagai belahan dunia, hingga tumbuh cukup baik di negeri kita Indonesia (walaupun tak sebaik di tempat asalnya). Anda dapat menanam delima dengan menyemai bijinya yang telah dijemur selama beberapa hari, atau melalui pencangkokan, stek batang, atau tunas akar.

Teruskan Membaca »

Minggu, 21 September 2014

Prakarya Membuat Burung Dari Kertas Bekas

Prakarya Membuat Burung Dari Kertas Bekas
Prakarya Membuat Burung Dari Kertas Bekas

Prakarya Membuat Burung Dari Kertas Bekas dengan Teknik Quilling


Ada banyak macam jenis kerajinan atau prakarya yang dapat dibuat dari kertas bekas. Kali ini, kita akan mencoba membuat paper craft burung dengan teknik quilling (menggulung kertas). Desain papercraft yang akan kita buat sangat sederhana, karena hanya mengaplikasikan beberapa gulungan kertas bekas. Dan, sepertinya, desain burung akan sangat bagus untuk anak-anak (tingkatan SD atau SMP) yang masih pemula dalam teknik seni kerajinan qulling dari kertas bekas ini. Seni menggulung kertas ini sudah ada sejak jaman dahulu, mulanya berasal dari Eropa. Jika sudah pandai dan terampil, kita bisa menggunakan bentuk-bentuk papercraft yang kita buat pada beragam benda untuk dihias. Baiklah mari kita mulai saja ya membahasnya secara lebih detail.

Teruskan Membaca »

Kamis, 18 September 2014

Cara Membuat Kertas Seni untuk Media Puisi

Kertas Bekas untuk Media Puisi
Kertas Bekas untuk Media Puisi

Cara Membuat Kertas Seni untuk Media Puisi


Anda suka menulis puisi? Atau anda adalah guru pembimbing untuk bidang kreativitas siswa semacam ekstrakurikuler mading (majalah dinding) di sekolah? Mungkin papercraft yang satu ini cocok digunakan saat akan membuat kertas seni untuk media puisi. Cara pembuatan papercraft ini mudah-mudahan dapat bermanfaat untuk anda dan anak didik anda.

Kertas Seni (Art Paper) dari Kertas Bekas untuk Media Puisi

Menulis puisi untuk ditampilkan kepada khalayak seperti publikasi pada majalah dinding (mading) siswa memerlukan media yang menarik. Media yang dimaksud di antaranya adalah kertas seni (art paper) yang dibuat sendiri oleh siswa secara mudah dan murah. Mudah, karena papercraft ini hanya diperlukan sedikit usaha untuk melakukannya ditambah sedikit kreativitas. Murah, karena bahan art paper atau kertas seni untuk media menulis puisi ini adalah kertas bekas yang sudah tidak terpakai lagi, yang mungkin bagi sebagian orang akan dibuang begitu saja. Jadi, selain bermanfaat untuk kegiatan siswa dalam berkreasi, kegiatan membuat kertas seni ini juga bermanfaat bagi lingkungan. Bayangkan saja berapa banyak pohon yang terselamatkan (bahan pembuatan kertas adalah pohon) karena kita memanfaatkan kertas bekas.

Teruskan Membaca »