Tampilkan postingan dengan label Air Asia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Air Asia. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Maret 2015

Kronologi Kecelakaan Pesawat Malaysia AirAsia QZ8501

Kronologi Kecelakaan Pesawat Malaysia AirAsia QZ8501

Kecelakaan Pesawat Malaysia AirAsia QZ8501, Supranaturaljokowi.com - Kecelakaan Pesawat dengan tipe Airbus 320-200 dengan nomor penerbangan QZ8501 sempat minta ijin naik ke ketinggian 38 ribu kaki. Setelah itu, menara pengawas kehilangan kontak. Bagaimana kronologi peristiwanya?

AIR ASIA - Berdasarkan keterangan dari Kementerian Perhubungan, kontak terakhir AirAsia dengan Air Traffic Comtrol (ATC) dilakukan pukul 06.12 WIB. Ketika itu, pilot minta ijin untuk naik ke ketinggian 38 ribu kaki, dari ketinggian saat itu 32 ribu kaki. Namun karena situasi lalu lintas udara cukup ramai, ATC belum memberi ijin. Itulah kontak terkahir dengan Airbus QZ 8501.

Inilah kronologi hilangnya pesawat AirAsia QZ8501, dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura :

Pukul 05.36 WIB

Pesawat AirAsia jenis Airbus A 320-200 dengan nomor penerbangan QZ 8501 lepas landas dari bandar udara Juanda, Surabaya.

Pukul 06.12 WIB

Berdasarkan kontak AirAsia dengan ATC, pesawat meminta izin menghindari awan di kanan-kiri, kemudian meminta naik ke ketinggian 38 ribu kaki.

Pukul 06.16 WIB

Pesawat AirAsia masih terlihat di layar radar

Pukul 06.17 WIB

Pesawat tampak di layar radar ATC hanya tampak sinyal ADS-B. Saat itu pesawat hilang kontak dengan ATC.

Pukul 06.18 WIB

Target hilang dari radar dan hanya tampak flight plan track, yaitu rencana rute penerbangan.

Pukul 07.08 WIB

ATC menyatakan kondisi INCERFA (tahap awal pesawat hilang kontak). Pada tahap ini, Badan SAR Nasional (Basarnas) dihubungi.

Pukul 07.28 WIB

ATC menyatakan kondisi ALERFA (tahap lanjutan pesawat hilang kontak). Tindakan ini sesuai prosedur penerbangan, jika tetap tidak ada kontak dengan pesawat.

Pukul 07.55 WIB

Selanjutnya diumumkan kondisi DISTRESFA (pesawat resmi dinyatakan hilang).

Pesawat Malaysia AirAsia QZ8501
Serpihan pesawat saat di evakuasi @ Supranaturaljokowi.com
Penumpang Dan Kru

Pihak AirAsia menyebut jumlah penumpang di dalam pesawat QZ 8501 tipe Airbus 320-200 ada 155 penumpang. Mereka terdiri dari 138 orang dewasa, 16 anak-anak dan 1 bayi. Selain itu, ada 2 pilot dan 5 kru kabin di dalam pesawat.

Pilot yang berada di dalam pesawat tersebut adalah :
  • Kapten Iriyanto, umur 53 tahun, berkebangsaan Indonesia, sudah memiliki 20.537 jam terbang dan sekitar 6.100 jam terbang dengan Indonesia AirAsia pesawat Airbus A320. Tinggal di Sidoarjo, Jawa Timur, Iriyanto memulai karirnya pada Angkatan Udara Indonesia, lulus dari sekolah pilot pada 1983 dan menerbangkan pesawat F-5 dan F-16. Ia keluar dari Angkatan Udara pada pertengahan 1990an untuk bergabung dengan Adam Air, dan kemudian bekerja pada Merpati Nusantara Airlines dan Sriwijaya Air sebelum bergabung dengan Indonesia AirAsia.
  • First Officer RĂ©mi Emmanuel Plesel, berkebangsaan Perancis, sudah memiliki 2.275 jam terbang dengan Indonesia AirAsia. Ia berasal dari Le Marigot, Martinique dan belajar dan bekerja di Paris. Ia tinggal di Indonesia.
Spesifik Pesawat Air Asia QZ8501 Milik Malaysia

Pesawat yang terlibat kecelakaan ini adalah Airbus A320-200, dengan nomor seri 3648 dan kode registrasi PK-AXC. Pesawat ini terbang perdana pada tanggal 25 September 2008, dan dikirimkan ke AirAsia tanggal 15 Oktober 2008. Pesawat tersebut terakhir kali menjalani perawatan pada 16 November 2014. Airbus A320-216 milik AirAsia dilengkapi dengan dua mesin CFM International CFM56-5B6 dan dirancang untuk mengangkut 180 penumpang.


Supranatural Jokowi
Bagi anda yang ingin copy paste artikel ini saya ikhlas dengan syarat sertakan Sumber dan Link ini : http://www.supranaturaljokowi.com/2015/03/kecelakaan-pesawat-malaysia-airasia.html

Senin, 16 Februari 2015

Di Balik Supranatural AirAsia

Di Balik Supranatural AirAsia
Di Balik Supranatural Air Asia @ Supranaturaljokowi.com
Di Balik Supranatural AirAsia - AirAsia Meledak dan Jatuh Kelaut - Dunia penerbangan Indonesia kembali mengalami sebuah kejadian yang sungguh sangat disayangkan . Pesawat Air Asia dengan nomor penerbangan QZ8501 dilaporkan hilang kontak dalam penerbangan dari Surabaya ke Singapura pada Minggu ( 28/12/2014 ) .

Berdasarkan kutipan yang saya ambil dari kompas , pesawat tersebut membawa 155 penumpang termasuk awak pesawat, yang terdiri dari penumpang dewasa sebanyak 138 penumpang dewasa, 16 anak-anak, dan 1 bayi .

Tidak cukup sampai disini , saya mencoba untuk kembali bertanya dengan salah seorang aktifis supranatural yang bernama Dodi Setiasa yang menyebutkan bahwa pesawat tersebut bukan hilang tetapi jatuh di arah tenggara belitung timur . Ia meyakini sepenuhnya jika pesawat yang membawa 155 penumpang tersebut telah meledak/hancur dan berada didasar laut . Bahkan Dodi Setiasa berani menyebutkan jika seluruh penumpang yang ada didalam Pesawat Air Asia termasuk awak pesawat tidak bisa diselamatkan .

Menurutnya , Pesawat AirAsia tersebut sebenarnya sangat mudah untuk dicari . Namun pihak dari BASARNAS yang kurang teliti mengingat laut yang begitu luas . Ia sendiri menyebutkan jika posisi pesawat sebenarnya tidak terlalu jauh dari daratan . Lebih kurang 20 km dari lepas pantai belitung .

Penerawangan Gaib Dodi Setiasa Diperkuat Adanya Pengakuan Dari Nelayan

Seperti yang dikutip melalui tempo , Seorang nelayan Pulau Nangka Kabupaten Belitung Timur, dikabarkan mendengar ledakan di dekat titik koordinat jatuhnya Pesawat Air Asia QZ8501 di perairan Belitung Timur. Tim SAR sedang mencari nelayan tersebut untuk dimintai informasi tentang ledakan yang didengarnya .

Jatuhnya pesawat Air Asia semakin kuat dengan adanya saksi mata yang mengaku mendengar suara ledakkan keras yang terdengar dari laut.

Misteri Detik-detik Terakhir AirAsia QZ8501

Kecelakaan Pesawat Air Asia QZ8501, Supranaturaljokowi.com - Sejumlah puing pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura dan beberapa jasad penumpang telah ditemukan di Selat Karimata, pada Selasa 30 Desember 2014 sore. Pencarian terus dilanjutkan hari ini.

Pesawat dengan nomor penerbangan QZ8501 itu sebelumnya hilang kontak pada Minggu 28 Desember 2014 pagi, sekitar pukul 06.17 WIB. Kapal terbang jenis Airbus A320-200 itu berangkat dari Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, pukul 05.20 WIB, dan seharusnya tiba di Bandara Changi, Singapura, pukul 08.30 waktu setempat.

Kecelakaan Pesawat Air Asia QZ8501