Selasa, 29 September 2015

Cara Cek Validasi Data Guru di Info GTK

Tunjangan Sertifikasi, Info GTK, dan Validasi Dapodik

Hampir semua guru penerima tunjangan sertifikasi (tunjangan profesi guru) untuk Semester 1 Tahun 2015/2016 telah memahami bahwa pembayaran tunjangan sertifikasi berhubungan erat dengan validasi data mereka di DAPODIK. Dan, untuk pengecekan apakah data guru penerima tunjangan sertifikasi misalnya, maka dapat melakukannya melalui laman INFO GTK (dulu disebut INFO PTK). Untuk periode tunjangan GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) pada Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 pengecekan sudah dapat dilakukan pada akhir september ini.

Baca: Cara Cek SKTP untuk Syarat Pencairan TPG (Tunjangan Profesi Guru) yang Telah Terbit Secara Online

Bagaimana Cara Cek Validasi Data Guru dan Tenaga Kependidikan di Info GTK?

Cara pengecekan validasi data guru dan tenaga kependidikan di aplikasi Dapodik untuk periode Semester 1 Tahun Pelajaran 2015/2016 sebenarnya tidak jauh berbeda dengan periode-periode semester sebelumnya. Berikut langkah-langkahnya:
  • Bukalah laman http://info.gtk.kemdikbud.go.id tetapi jika menemui kendala karena banyaknya guru atau operator atau tenaga kependidikan yang mencoba mengakses halaman ini, maka anda dapat mencoba link alternatif di 
  1. http://223.27.144.195:8081/info/
  2. http://223.27.144.195:8082/info/
  3. http://223.27.144.195:8083/info/
  4. http://223.27.144.195:8084/info/
  5. http://223.27.144.195:8085/info/
  • Jika berhasil terbuka maka akan tampak laman info GTK untuk anda Login seperti gambar berikut.
langkah-langkah atau cara untuk mengetahui validasi data guru dan tenaga kependidikan di info GTK kemdikbud, dalam kaitan dengan aplikasi dapodik dan tunjangan profesi atau tunjangan lainnya.
laman awal info GTK untuk login
  • Perhatikan bagian laman pada sisi kiri atas. 
  • Ada formulir isian untuk anda LOGIN. Perhatikan gambar berikut.
Teruskan Membaca »

Senin, 28 September 2015

Alur Pendaftaran PUPNS 2015 di BKN

Alur Pendaftaran PUPNS 2015 di BKN


Bagimana sebenarnya alur pendaftaran (registrasi) PUPNS 2015 Secara Elektronik di http://pupns.bkn.go.id?

Pada dasarnya ada 3 komponen yang terlibat dalam kegiatan pendataan ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS 2015) yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), yaitu:
  • PNS yang bersangkutan
  • Instansi Pemerintah di daerah maupundi pusat, utamanya unit kerja yang bertugas melayani masalah kepegawaian.
  • BKN (Badan Kepegawaian Negara) baik di tingkat Pusat maupun di tingkat Regional.
tombol biru adalah tombol untuk melakukan pendaftaran (registrasi) di PUPNS 2015

Proses pendaftaran atau registrasi dilakukan oleh PNS (pegawai negeri sipil) dengan mengikuti pola umum sebagai berikut:
  • PNS yang bersangkutan yang akan melakukan pendataan ulang membuka laman http://pupns.bkn.go.id (sistem pendataan ulang PNS secara elektronik).
  • Pada laman ini ia kemudian harus mengisikan 18 digit NIP baru.
  • Kemudian mengisikan Nama dan instansi tempat ia mengabdi sebagai PNS.
Teruskan Membaca »

PUPNS 2015 Cara Mengisi Data Riwayat Keluarga

Data Keluarga pada PUPNS BKN 2015

Ada 3 sub bagian data keluarga yang harus ditambahkan, diedit, atau diperbaiki oleh seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) pada sistem e-PUPNS (Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil) 2015 yang diinginkan oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara). Ketiga DATA KELUARGA itu adalah sebagai berikut:
  • Data Orang Tua yang meliputi data Ayah dan Ibu dari PNS yang bersangkutan.
  • Data Suami/Istri dari PNS yang bersangkutan
  • Data Anak dari PNS yang bersangkutan.
Menu Form DATA KELUARGA ini dirangkum menjadi satu kesatuan seperti gambar berikut.
 
Cara Mengisi DATA RIWAYAT KELUARGA pada PUPNS 2015 BKN
data riwayat keluarga pada PUPNS 2015

Bagaimana Cara Mengubah, Mengedit, Memperbaiki atau Menambah Data Keluarga pada PUPNS 2015 BKN?

Perhatikan gambar di atas. Pada DATA RIWAYAT KELUARGA dari PNS yang bersangkutan tampak bahwa database mengenai data keluarga pegawai negeri sipil tersebut tidak lengkap. Nah, tugas dari PNS yang bersangkutan adalah melakukan pemutakhiran data mengenai keluarganya yang meliputi data ayah, ibi, suami/istri, dan anak.

Cara melakukan pengubahan atau pengeditan serta penambahan data keluarga ini lebih mudah dibanding data lain seperti DATA RIWAYAT JABATAN atau DATA RIWAYAT PENDIDIKAN. Untuk pengisiannya sehingga menghasilkan DATA RIWAYAT KELUARGA yang lengkap, harus dilakukan per sub bagian data. Caranya adalah sebagai berikut:
Teruskan Membaca »

Minggu, 27 September 2015

Cerita Rakyat Propinsi Papua, Cendrawasih

Cerita Rakyat Propinsi Papua, Cendrawasih
Di daerah Fak-fak, tepatnya di daerah pegunungan Bumberi, hiduplah seorang perempuan tua bersama seekor anjing betina. Perempuan tua bersama anjing betina itu mendapatkan makanan dari hutan berupa buah-buahan dan kuskus. Hutan adalah ibu mereka yang menyediakan makanan untuk hidup. Mereka berdua hidup bebas dan bahagia di alam. Suatu ketika, seperti biasanya mereka berdua ke hutan untuk mencari makan. Perjalanan yang cukup memakan waktu lama telah mereka tempuh, namun mereka belum juga mendapatkan makanan. Anjing itu merasa lelah karena kehabisan tenaga. Pada keadaan yang demikian tibalah mereka berdua pada suatu tempat yang ditumbuhi pohon pandan yang penuh dengan buah. Perempuan tua itu serta merta memungut buah itu dan menyuguhkannya kepada anjing betina yang sedang kelaparan. Dengan senang hati, anjing betina itu melahap suguhan segar itu. Anjing betina itu merasa segar dan kenyang.

Namun, anjing itu mulai merasakan hal-hal aneh diperutnya. Perut anjing itu mulai membesar. Perempuan tua itu mulai memeriksanya dan merasa yakin bahwa sahabatnya (anjing betina) itu bunting. Tidak lama kemudian lahirlah seekor anak anjing. Melihat keanehan itu, si Perempuan tua segera memungut buah pandan untuk dimakannya, lalu ia pun mengalami hal yang sama dengan yang dialami oleh sahabatnya. Perempuan tua itu melahirkan seorang anak laki-laki. Keduanya lalu memelihara anak mereka masing-masing dengan penuh kasih sayang. Anak laki-laki tersebut diberinya nama Kweiya.

Setelah Kweiya menjadi besar dan dewasa, ia mulai membuka hutan dan membuat kebun untuk menanam aneka bahan makanan dan sayuran. Alat yang dipakai untuk menebang pohon hanyalah sebuah pahat (bentuk kapak batu), karenanya Kweiya hanya dapat menebang satu pohon setiap harinya. Ibunya ikut membantu dengan membakar daun-daun dari pohon yang telah rebah untuk membersihkan tempat itu sehingga asap tebal mengepul ke langit. Keduanya tidak menyadari bahwa mereka telah menarik perhatian orang dengan adanya kepulan asap itu.

Konon ada seorang Pria Tua yang sedang mengail di tengah laut terpaku melihat suatu tiang asap yang mengepul tinggi ke langit seolah-olah menghubungi hutan belantara dengan langit. Ia tertegun memikirkan bagaimana dan siapakah gerangan pembuat asap misterius itu. Rasa penasaran mendorongnya untuk pergi mencari tempat di mana asap itu terjadi. Lalu ia pun segera menyiapkan diri dengan bekal secukupnya dan dengan bersenjatakan sebuah kapak besi, ia pun segera berangkat bersama seekor kuskus yang dipeliharanya sejak lama. Perjalanannya ternyata cukup memakan waktu. Setelah seminggu berjalan kaki akhirnya ia mencapai tempat di mana asap itu terjadi.

Setibanya di tempat itu, ternyata yang ditemui adalah seorang pria tampan yang sedang membanting tulang menebang pohon di bawah terik panas matahari dengan menggunakan sebuah kapak batu berbentuk pahat. Melihat itu, ia menghampiri lalu memberi salam : "weing weinggiha pohi" (artinya, "selamat siang"), sambil memberikan kapak besi kepada Kweiya untuk menebang pohon-pohon di hutan rimba itu. Sejak itu pohon-pohon pun berjatuhan bertubi-tubi. Ibu Kweiya yang beristirahat di pondoknya menjadi heran. Ia menanyakan hal itu kepada Kweiya, dengan alat apa ia menebang pohon itu sehingga dapat rebah dengan begitu cepat.

Kweiya nampaknya ingin merahasiakan tamu baru yang datang itu. Kemudian ia menjawab bahwa kebetulan pada hari itu satu tangannya terlalu ringan untuk dapat menebang begitu banyak pohon dalam waktu yang sangat singkat. Ibunya yang belum sempat lihat pria itu percaya bahwa apa yang diceritakan oleh anaknya Kweiya memang benar.

Karena Kweiya minta disiapkan makanan, ibunya segera menyiapkan makanan sebanyak mungkin. Setelah makanan siap dipanggilnya Kweiya untuk pulang makan. Kweiya bermaksud mengajak pria tadi untuk ikut makan ke rumah mereka dengan maksud memperkenalkannya kepada ibunya sehingga dapat diterima sebagai teman hidupnya.

Dalam perjalanan menuju rumah, Kweiya memotong sejumlah tebu yang lengkap dengan daunnya untuk membungkus pria tua itu. Lalu setibanya di dekat rumah, Kweiya meletakkan "bungkusan tebu" itu di luar rumah. Di dalam rumah, Kweiya pura-pura merasa haus dan memohon kepada ibunya untuk mengambilkan sebatang tebu untuk dimakannya sebagai penawar dahaga. Ibunya memenuhi permintaan anaknya lalu keluar hendak mengambil sebatang tebu. Tetapi ketika ibunya membuka bungkusan tebu tadi, terkejutlah ia karena melihat seorang pria yang berada di dalam bungkusan itu. Sera merta ibunya menjerit ketakutan, tetapi Kweiya berusaha menenangkannya sambil menjelaskan bahwa dialah yang mengakali ibunya dengan cara itu. Ia berharap agar ibunya mau menerima pria tersebut sebagai teman hidupnya, karena pria itu telah berbuat baik terhadap mereka. Ia telah memberikan sebuah kapak yang sangat berguna dalam hidup mereka nanti. Sang ibu serta merta menerima usul anak tersebut, dan sejak itu mereka bertiga tinggal bersama-sama.

Setelah beberapa waktu, lahirlah beberapa anak di tengah-tengah keluarga kecil tadi, dan kedua orang tua itu menganggap Kweiya sebagai anak sulung mereka. Sedang anak-anak yang lahir kemudian dianggap sebagai adik-adik kandung dari Kweiya. Namun dalam perkembangan selanjutnya, hubungan persaudaraan di antara mereka semakin memburuk karena adik-adik tiri Kweiya merasa iri terhadap Kweiya.

Pada suatu hari, sewaktu orang tua mereka sedang mencari ikan, kedua adiknya bersepakat untuk mengeroyok Kweiya serta mengiris tubuhnya hingga luka-luka. Karena merasa kesal atas tindakan kedua adiknya itu, Kweiya menyembunyikan diri disalah satu sudut rumah sambil memintal tali dari kulit pohon "Pogak Ngggein" (genemo) sebanyak mungkin. Sewaktu kedua orang tua mereka pulang, mereka bertanya dimana Kweiya berada, tetapi kedua adik tirinya tidak berani menceritakan di mana Kweiya. Lalu adik bungsu mereka, yaitu seorang anak perempuan yang sempat menyaksikan peristiwa perkelahian itu menceritakannya kepada kedua orang tua mereka. Mendengar certa itu. Si ibu tua merasa iba terhadap anak kandungnya. Ia berusaha memanggil-manggil Kweiya agar datang. Tetapi yang datang bukannya Kweiya melainkan suara yang berbunyi : "Eek..ek,ek,ek,ek!" sambil menyahut, Kweiya menyisipkan benang pintalannya pada kakinya lalu meloncat-loncat di atas bubungan rumah dan seterusnya berpindah ke atas salah satu dahan pohon di dekat rumah mereka.

Ibunya yang melihat keadaan itu lalu menangis tersedu- sedu sambil bertanya-tanya apakah ada bagian untuknya. Kweiya yang telah berubah diri menjadi burung ajaib itu menyahut bahwa, bagian untuk ibunya ada dan disisipkan pada koba-koba (payung tikar) yang terletak di sudut rumah. Ibu tua itu lalu segera mencari koba-koba kemudian benang pintalannya itu disisipkan pada ketiaknya lalu menyusul anaknya Kweiya ke atas dahan sebuah pohon yang tinggi di hutan rumah mereka. Keduanya bertengkar di atas pohon sambil berkicau dengan suara : wong,wong,wong,wong,ko,ko,ko,wo-wik!!

Sejak saat itulah burung cendrawasih muncul di permukaan bumi. Terdapat perbedaan antara burung cendrawasih jantan dan betina, burung cendrawasih yang buluhnya panjang disebut "siangga" sedangkan burung cendrawasih betina disebut "hanggam tombor" yang berarti perempuan atau betina. Keduanya berasal dari bahasa Iha di daerah Onin, Fak-fak.

Adik-adik Kweiya yang menyaksikan peristiwa ajaib  itu merasa menyesal lalu saling menuduh siapa yang salah sehingga ditinggalkan oleh ibu dan kakak mereka. Akhirnya mereka saling melempari satu sama lain dengan abu tungku perapian sehingga wajah mereka ada yang menjadi kelabu hitam, ada yang abu-abu dan ada juga yang merah-merah, lalu mereka pun berubah menjadi burung-burung. Mereka terbang meninggalkan rumah mereka menuju ke hutan rimba dengan warnanya masing-masing. Sejak itu hutan dipenuhi oleh aneka burung yang umumnya kurang menarik dibandingkan dengan cendrawasih.

Ayah mereka memanggil Kweiya dan istrinya dan menyuruh mengganti warna bulu, namun mereka tidak mau. Ayah mereka khawatir bulu yang indah itu justru mendatangkan malapetaka bagi mereka. Ia berpikir suatu ketika orang akan memburu mereka, termasuk ketiga anaknya yang lain. Ayah merasa kecewa karena mereka tidak mengindahkan permintaan mereka untuk berubah bulu. Kini ayahnya kesepian dan sedih, ia melipat kedua kaki lalu menceburkan dirinya ke dalam laut dan  menjadi penguasa laut "Katdundur". 


Sumber:
Buku cerita rakyat Indonesia Super lengkap 33 Propinsi
Diceritakan kembali oleh : Daru Wijayanti
Ilustrasi : Ganjar Darmayekti
Penerbit : New Diglossia (Yogyakarta), 2011)

e-PUPNS 2015 HELP DESK dan Bantuan Tambahan

e-PUPNS 2015 HELP DESK dan Bantuan Tambahan

Seringkali para PNS (pegewai negeri sipil) yang sedang melaksanakan pendataan ulang melalui PUPNS 2015 mengalami kendala atau masalah. Masalah-masalah ini muncul karena beragam sebab. Oleh karena itu sistem e-PUPNS memberikan bantuan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang akan melakukan pendataan ulang dan pengisian formulir secara online. Sebagaimana telah banyak diketahui bahwa jika PNS mengalami masalah saat mengisi form dapat meminta bantuan melalui sistem HELP DESK yang disediakan.

helpdesk dan bantuan tambahan lain di PUPNS 2015 BKN untuk PNS
helpdesk dan bantuan tambahan lain di PUPNS 2015 BKN untuk PNS

Bantuan Tambahan e-PUPNS 2015 BKN

Beberapa tambahan bantuan selain melalui HELP DESK, e-PUPNS juga diberikan dalam rangka memudahkan PNS untuk memperbaiki dan menambahkan data pada database BKN yang mungkin keliru, kurang pas, atau masih belum lengkap. Beberapa layanan tambahan yang disediakan ini dapat digunakan untuk bantuan permasalahan dan pengaduan diluar sistem Helpdesk PUPNS yang telah disediakan. Adapun bentuk bantuan itu berupa :
  • Alamat email untuk pengiriman email dari PNS kepada SATGAS PUPNS 2015 di satgaspupns2015@gmail.com
  • Facebook SATGAS PUPNS 2015 dengan hashtag #PUPNS2015 untuk tempat berdiskusi dengan sesama PNS yang sedang melakukan pendataan ulang atau dengan satgas PUPNS, serta untuk mendapatkan informasi terbaru dari satgas.
  • Twitter SATGAS PUPNS 2015 pada @satgaspupns dengan hashtag #PUPNS2015 untuk tempat berdiskusi dengan sesama PNS yang sedang melakukan pendataan ulang atau dengan satgas PUPNS, serta untuk mendapatkan informasi terbaru dari satgas.

Teruskan Membaca »

Sabtu, 26 September 2015

Origami Beruang Buat Anak SD

Cara Melipat Origami Beruang Cocok untuk Anak SD

Mau tau bagaimana cara melipat kertas origami untuk membentuk sebuah wajah beruang yang culun seperti gambar di bawah ini?

cara melipat kertas origami untuk membuat origami wajah beruang. Origami wajah beruang ini sangat cocok untuk diajarkan untuk anak-anak yang duduk di kelas rendah (1, 2, dan 3) SD.
origami wajah beruang ini cocok untuk anak-anak SD kelas 1, 2, atau 3
Origami wajah beruang ini sangat cocok untuk diajarkan untuk anak-anak yang duduk di kelas rendah (1, 2, dan 3) SD. Origami ini mungkin agak rumit bagi anak yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak karena jumlah lipatan yang dilakukan agak banyak.

Baiklah, sekarang ikutilah penjelasan dan gambar-gambar langkah melipat origami binatang berbentuk wajah beruang ini.
  • Ambil selembar kertas origami double faces (dua warna bolak-balik). Saya menggunakan kertas dengan ukuran 16 cm x 16 cm.
  • Posisikan seperti gambar 1. 
  • Ambil sudut kertas bagian atas, tarik dan lipat menuju ke sudut bawah sehingga terbentuk sebuah segitiga dengan bagian lancipnya di sebelah bawah seperti gambar 2 berikut.
Teruskan Membaca »

Dongeng Kancil Si Raja Hutan

Gerbang Cerita - Pada suatu hari, si kancil sedang asik minum di sebuah tepi sungai, si kancil mendengar suara teriakan ketakutan. Si kancil lalu mencari dari mana arah suara itu. Dan betapa terkejutnya dia, setelah dia melihat ada seekor Singa yang sangat besar tengah bersiap memangsa seekor tikus yang sangat lemah dan tak berdaya.


Meski si kancil di liputi perasaan takut yang amat sangat melihat singa, tapi hati nuraninya mendorong dia untuk membantu si tikus yang sedang di landa masalah. Akhirnya, si kancil pun memberanikan diri untuk mendekati mereka. Dengan lagak sok biasa, dia berusaha mendekat ke arah si singa dan tikus.

Dengan gaya yang seolah-olah tak tau apa yang terjadi, si kancil menyapa mereka “Wah.. sedang main apa kalian sepertinya seru. Apa aku boleh ikut?”. Tanya si kancil. Melihat kedatangan kancil yang tiba-tiba, singa dan tikus itu menjadi terkejut. “ Wah.. muncul lagi satu pecundang. Kebetulan sekali aku sedang sangat lapar. Berani benar kau datang sendiri kesini mencari celaka”. Kata si singa. Dengan lagak sok berani, si kancil menjawab “halahh.. kenapa harus takut? Memang apa yang harus aku takutkan? Aku sudah terbiasa melawan bahaya? Semua bisa ku kalahkan. Mulai dari buaya, harimau, bahkan manusia juga sudah pernah ku kalahkan. Aku raja di hutan ini, kau pendatang baru mana tahu?”. Kata si kancil. Si singa terkejut mendengar jawaban si kancil. Timbul rasa penasaran di dalam hatinya atas kebenaran perkataan si kancil. “ Apa benar demikian?” Tanya si singa.

 “Kalau kau tak percaya, kau bisa tanyakan pada salah satu penasehat ku.. dia penasehat kepercayaan ku”. Jawab si kancil lagi. “Mana? Di mana aku bisa bertanya dengan penasehat mu itu”. Singa semakin penasaran. “ Wah.. kau ini berlagak tak tahu atau memang pura-pura tak tahu? Yang kau genggam itu, dia penasehat kepercayaan ku. Jika sampai ada apa-apa dengan dia, maka aku tak akan mema’afkan siapa pun yang mencelakainya”. Jawab si kancil dengan memasang tampang sok garang. Si singa mulai di liputi rasa ragu, dia mulai terpengaruh cerita si kancil. Apa lagi si singa memang termasuk penghuni baru di hutan itu. Jadi dia memang belum tahu benar tentang segala hal yang ada di hutan itu. “Apa benar kata binatang kecil ini? Apa dia memang raja mu? Dan apa semua ceritanya itu benar?”. Tanya singa kepada si tikus.

Menyadari bahwa si kancil hanya berniat menolongnya, si tikus pun faham dengan perkataan si kancil dan mulai mengikuti siasat si kancil. “ Iya.. benar.. dia adalah rajaku di hutan ini. Dia pernah mengalahkan banyak hewan yang lebih besar dari mu, bahkan memakanya.. dia sangat di kenal dan di hormati di hutan ini. Jika kau tak percaya, kau bisa Tanya pada hewan-hewan lain yang ada di hutan ini”. kata si tikus. Mendengar jawaban si tikus, hati si singa mulai di liputi sedikit rasa takut. Dia mulai ragu.. tapi rasa gengsinya sebagai singa yang gagah dan tak terkalahkan membuatnya tetap berusaha berani. “ Halah.. aku tak percaya.. kalau semua yang kau katakana itu benar, mana buktinya?”. Tanya si singa pada si kancil. Tapi dasarnya kancil cerdik, kali ini posisinya sebagai kancil menjadi raja hutan membuatnya harus terlihat berwibawa. Maka dia berusaha tetap tenang di hadapan si singa.

“Kau mau minta bukti? Beberapa hari yang lalu, aku juga pernah memakan singa seperti mu karena dia bersikap kurang ajar di hutan ini. Kepalanya masih aku simpan di sebuah lubang di pinggir sungai sebagai peringatan bagi hewan-hewan lain agar tak macam-macam dengan kancil si raja hutan. Jika kau mau bukti, kau bisa ikut aku. Tapi setelah sampai sana kau jangan menyesal, karena semua yang tahu rahasia ku akan ku makan.. “. Kata si kancil. Tapi meski sudah mulai di liputi rasa takut, ke angkuhan si singa memaksanya untuk terus maju. “ Baiklah.. siapa takut. Tapi jika ternyata kau menipu aku, kalian berdua yang akan jadi sarapan ku”. Kata si singa. Mendengar gertakan si singa, si tikus menjadi sedikit hawatir. Tapi kancil mengedipkan mata pada si tikus tanda agar si tikus mau percaya pada semua rencananya.

Akhirnya, si kancil,si tikus, dan si singa pun berjalan menuju tepi sungai di tengah hutan. Mereka menuju sebuah lubang di pinggir sungai, lubang itu agak dalam dan sangat gelap. Hanya pantulan cahaya matahari yang membuat air yang sangat bening di dalam lubang itu menjadi berkilau bagai cermin. “ Nah kita sudah sampai.. sekarang kau singa.. tengok sendiri ke dalam lubang itu. Di dalam lubang itu kemarin aku menyimpan kepala singa yang telah aku santap. Rasanya sungguh lezat, dan aku tak akan menyia-nyiakan kesempatan jika ada singa lain yang bisa aku makan lagi’. Kata si kancil. Dengan perasaan mulai ragu dan takut, singa pun memberanikan diri untuk melihat ke dalam lubang tersebut. Rasa takutnya membuatnya tak berani melihat secara jelas. dia hanya berusaha mengintip saja. Tapi betapa terkejutnya dia ketika melihat di dalam lubang itu benar-benar ada kepala singa. Tanpa menunggu aba-aba, singa itu langsung lari terbirit-birit ketakutan. Karena dia tak ingin di makan oleh si kancil seperti singa yang ada di dalam lubang itu.

Melihat hal itu, kancil dan tikus hanya bisa tertawa terbahak-bahak. Mereka puas karena siasat mereka mampu mengelabui si singa yang cukup sombong itu. Sebenarnya, di dalam lubang itu tidak ada apapun selain air yang cukup bening sehingga mampu berfungsi seperti kaca cermin karena pantulan sinar matahari. Karena singa hanya mengintip, dia tak menyadari bahwa kepala singa yang ada di dalam lubang adalah pantulan bayanganya sendiri. Dan sekali lagi, si kancil yang sangat cerdik telah berhasil menyelamatkan temanya. Meski dia harus berpura-pura menjadi raja hutan, bisa jadi si kancil adalah raja hutan yang sebenarnya. Bukan karena kekuatanya, tapi karena kecerdikan dan sifatnya yang suka menolong sesama penghuni hutan.

Inilah sedikit cerita dongeng kancil si raja hutan, semoga dapat menghibur Anda semua di mana pun Anda berada.

Referensi Saya : Search Google