Senin, 10 November 2014

FAKTA SEJARAH TERKAIT KEBERADAAN KADIPATEN GENDINGAN



Keberadaan Kadipaten Gendingan setidaknya diperkuat dengan bukti-bukti sebagai berikut :
1. Masih adanya tanah bekas berdirinya nDalem Kadipaten. Di wilayah Dusun Gendingan Lor, Desa Gendingan Kecamatan Widodaren, yang kemudian oleh penduduk sekitar di sebut dengan nDaleman.
2. Masih dapat ditemuinya skema tata kota yang mirip dengan struktur seperti yang ada di Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan Kasultanan Jogjakarta Hayuningrat. Yakni adanya LANJUTKAN BACA

LEGENDA JOKO BUDUG



Di kisahkan : Baginda prabu Arya Seta(1) yang bertahta di kerajaan Ringin Anom(1) terkenal adil dan bijaksana dalam memerintah,ia memiliki seorang anak perempuan cantik bernama Rara Kemuning,yang konon tubuhnya sangat harum bagai bunga kemuning. Putri ayu Rara Kemuning sangat gemar bercocok tanam dan menata taman istana ataupun luar istana,sehingga tak LANJUTKAN BACA

CERITA RAKYAT BABAD GENDINGAN ( RIWAYAT ADIPATI KERTONEGORO)



Konon di masa lalu hiduplah seorang bernama Ki Ageng Jogorogo. Ia seorang petani yang karena kealiman dan kesantunannya, dia sangat dihormati oleh orang-orang yang berdiam di tepian sungai Bengawan Solo hingga ke daerah kaki gunung Lawu. Ki Ageng Jogorogo adalah putra dari Panembahan Pamekasan di Madiun atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Purboyo, salah satu keturunan LANJUTKAN BACA

SEJARAH NGAWI

Ngawi berasal dari kata “AWI” yang artinya bambu yang selanjutnya mendapat tambahan huruf sengau “Ng” menjadi “NGAWI” . Seperti halnya dengan nama-nama di daerah-daerah lain yang banyak sekali nama-nama tempat (desa) yang di kaitkan dengan nama tumbuh-tumbuhan.
Demikian pula halnya dengan ngawi yang berasal dari “awi” menunjukkan suatu tempat yaitu sekitar pinggir ”Bengawan Solo” dan ”Bengawan Madiun” yang banyak tumbuh pohon “awi”. Tumbuhan “awi” atau “bambu” mempunyai arti yang sangat bernilai, yaitu :
1. Dalam kehidupan sehari-hari Bambu bagi masyarakat desa mempunyai LANJUTKAN BACA


Minggu, 09 November 2014

SEJARAH KABUPATEN JOMBANG

SEJARAH KABUPATEN JOMBANG
Jombang termasuk Kabupaten yang masih muda usia, setelah memisahkan diri dari gabungannya dengan Kabupaten Mojokerto yang berada di bawah pemerintahan Bupati Raden Adipati Ario Kromodjojo, yang ditandai dengan tampilnya pejabat yang pertama mulai tahun 1910 sampai dengan tahun 1930 yaitu : Raden Adipati Ario Soerjo Adiningrat.
Menurut sejarah lama, konon LANJUTKAN BACA

Warok Suromenggolo (dalam cerita Suminten Edan)


Warok Suromenggolo adalah salah satu warok yang terkenal kesaktiannya dan sifatnya yang ksatria. Di kisahkan pada zaman dulu Kadipaten Trenggalek rusuh dan tidak tentram karena sering terjadi pencurian, perampokan dan keonaran. Adipati Trenggalek meminta tolong seorang Warok Gunaseco atau Ki Secodarmo untuk menumpas para permbuat onar tersebut dan berhasil. Kadipaten Trengalek kembali tentram dan damai. Sebagai tanda terima kasih, Adipati Trenggalek memberikan hadiah dan LANJUTKAN BACA

Sabtu, 08 November 2014

GUNUNG PUCANGAN DAN SENDANG MADE


Jika anda ingin berekreasi di daerah pegunungan yang sejuk,terletak di Jombang ada suatu tempat yang cocok yaitu Gunung Pucangan yang tepatnya di Desa Cupak Kecamatan ngusikan Kabupaten Jombang. Tempat ini merupakan pegunungan yang asri karena dahulu merupakan tempat peristirahatan para raja di Mataram.Hal ini terbukti banyak ditemukan peninggalan-peninggalan yang bersifat kuno yaitu Pemandian,Makam dan lain sebagainya.
Ini merupakan suatu makam yang dianggap sebagai makam para penjaga gunung Pucangan.Karena tempatnya yang bersejarah sehingga gunung pucangan ini dipercaya LANJUTKAN BACA