Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 17 Juli 2016

Mengungkap Misteri Keganjilan Pada Bundaran HI

Semua orang yang ada di Jakarta, sudah pasti tahu dengan monumen kolam air mancur ini. Presiden Soekarno dulunya di tahun 1960-an, memerintahkan untuk membangun beberapa proyek konstruksi demi mempercantik kota Jakarta dalam persiapan Asian Games IV.

Termasuk diantaranya pembangunan Kompleks Olahraga Ikada (Gelora Bung Karno) dan beberapa patung, termasuk monumen Selamat Datang, yang dikenal sebagai Tugu Selamat Datang.

Monumen Selamat Datang ini terletak tepat di tengah Bundaran HI. Disebut demikian, karena bundaran ini berdekatan dengan Hotel Indonesia. Bundaran yang berada di pusat jantung kota Jakarta ini, tepat di tengah-tengah beberapa jalan utama di Jakarta.

Di zaman VOC, pintu gerbang Menteng ada di seputaran Gondangdia, dekat Masjid Cut Meutiah sekarang. Namun di zaman Orde Baru, pintu gerbangnya ‘dipindahkan’, bukan lagi di utara akan tetapi di sebelah baratnya, yaitu Bundaran Hotel Indonesia.

Selesai dibangun, Hotel Indonesia dan Bundaran HI menjadi pintu gerbang bagi para pengunjung Jakarta. Bundaran itu merupakan sebuah kolam bulat yang dilengkapi dengan air mancur.

Namun, pernahkah tersadar akan sebuah keanehan yang ada di Bundaran HI tersebut? Sepintas kolam ini memang tampak seperti kolam yang ada pada umumnya, yaitu berbentuk bulat dengan air mancur yang ada di dalamnya.

Coba perhatikan gambar-gambar berikut ini:
Apakah kelihatan ada yang aneh pada gambar di atas? Jika belum tampak keanehan disana, coba gambarnya diambil tampak atas dari google earth seperti di bawah ini :

Masih kurang jelas dan terkesan dipaksakan, coba diputar lagi secara horizontal seperti dibawah ini:


Sudah cukup jelas? Lantas apa yang terlihat disana?

Sekali lagi, gambar ini pasti mengingatkan akan sesuatu. Apa itu?

Mata Horus, simbol Illuminati/Freemason. Siapa lagi di dunia ini yang memakai simbol-simbol seperti itu selain mereka. Lalu kenapa bisa ada di Bundaran HI? Baca disini untuk lebih jelasnya.



Yang jelas hal ini membuktikan, bahwa bukan hanya di Amerika saja para freemason ini membangun gedung-gedung insfratukstur kota, akan tetapi freemason pun sudah membangun sesuatu di Indonesia.

Bukti ini dapat dijadikan sebagai acuan kepada kesimpulan, bahwa mereka sebenarnya sudah pernah eksist pada zaman dahulu di Indonesia, dan bukan tidak mungkin sampai sekarang pun mereka masih ada dan berkeliaran di Indonesia.

Sedikit sebagai tambahan informasi seputar Bundaran HI ini. Pada pasca zaman pemerintahan Soeharto, Bundaran HI kerapkali dijadikan sebagai panggung demonstrasi oleh berbagai elemen massa dan berbagai kepentingan.

Selain itu, sejumlah bangunan dan situs bersejarah yang ada di Jakarta menjadi rusak akibat gelombang unjuk rasa yang terjadi secara besar-besaran di sepanjang Mei 1998. Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso, kala itu mencanangkan gerakan rehabilitasi Jakarta, agar kembali menjadi kota yang rapi dan cantik, seperti ibukota negara lainnya.

Salah satu proyeknya, di tahun 2001, ialah merehabilitasi Bundaran HI, lengkap dengan air mancur dan patung Tugu Selamat Datangnya, agar kembali menjadi salah satu icon Jakarta yang cantik selain Monas.

Namun anehnya, program rehabilitasi air mancur itu bernuansa Luciferistik “CAHAYA”, yakni “Membangun Kebanggaan Nasional Melalui Pencahayaan”. Entah kebetulan atau tidak, kontraktor yang ditunjuk pun General Electric (GE).

GE dalam hal ini merupakan perusahaan yang juga bertanggungjawab atas tata cahaya Patung Liberty di Washington DC dan Chain Bridge di Hongaria. Di Jawa Tengah pun, GE pula yang menangani tata cahaya yang terdapat di Candi Prambanan.

Professor Nick Turse dalam “The Complex” (2009) menulis, “GE adalah salah satu perusahaan Amerika yang dekat dengan industri perang Pentagon. Sejak tahun 1957 hingga 1961, GE bahkan termasuk di dalam lima besar kontraktor militer Pentagon di samping General Dynamics, Boeing, Lockheed, dan North American Aviation. Sejak 2006, GE telah meluncur turun ke urutan empat belas terbesar. Walau demikian, nila laba yang diperoleh GE di tahun itu masih sangat besar, tidak kurang dari $ 2,3 miliar dari Departemen Pertahanan AS, dengan mengerjakan sistem persenjataan untuk Helikopter tempur Hawk UH-60 dan pesawat multiguna F/A-18 Hornet. Keduanya digunakan di Irak.”

Tema “CAHAYA” dalam proyek rehab Bundaran HI yang dikerjakan oleh GE itu, dalam bahasa latin disebut dengan nama “Lucifer”.
.
Misteri demi misteri silih berganti bergulir di sekitar kita. Dan tanpa disadari, semua yang ada di di dalam kehidupan ini menyimpan banyak misteri. Ada yang terjawab dan tentu banyak sekali yang menyisakan tanda tanya besar. Bukti bahwa berpikir skeptis sangat diperlukan dengan apa yang di lihat, dengar, dan rasakan

Apakah benar apa yang menjadi analisa di atas? Saya dan anda mungkin tidak tahu tahu, belum tahu dan bahkan mungkin tidak akan tahu adanya berbagai mistei yang menyelimuti kehidupan kita. Serahkan semua hanya kepada Allah SWT.

Pulau Ini Tetap Indah Walau Tak Berpenghuni

Banyak ulasan mengenai tempat-tempat yang mendadak sepi karena telah ditinggalkan seluruh penduduk aslinya. Biasanya, tempat yang seperti ini diabaikan begitu saja sehingga terkesan amat seram. Apalagi, ditambah dengan cerita tentang misteri dunia lain atau tentang mitos-mitos semakin membuat manusia menghindari kontak dengan daerah tersebut. Namun, lain lagi ceritanya dengan salah satu pulau yang telah ditinggalkan penduduknya karena mereka harus mencari peluang pekerjaan yang baru. Meski terlihat cukup seram dan sepi, namun daerah ini malah menarik perhatian wisatawan untuk melihat keindahan di balik pulau tak berpenghuni ini.

Adalah Pulau Gougi yang akhir-akhir ini menyedot perhatian publik dan para wisatawan. Bagaimana tidak, pulau yang sudah lama tidak berpenghuni ini memiliki tatanan bangunan-bangunan yang enak dipandang mata, seperti dilansir Shanghaiist.

Pulau yang seolah ditelan oleh waktu ini menunjukkan tata arsitektur alami akibat seluruh bangunan bekas pemukiman diselimuti oleh tumbuh-tumbuhan merambat. Meski tatanan ini terbuat dengan sendirinya, tapi tidak pernah ada kesan seram yang ditimbulkan.

Pulau Gougi yang terkenal dengan desa nelayan ini merupakan bagian dari kepulauan Shengsi, China. Pulau ini ditinggalkan penduduk aslinya karena mereka berpindah ke Kota Zhoushan yang terkenal sebagai kota industri pengelolaan ikan.

Meski terabaikan, Pulau Gougi yang sepi tak berpenghuni ini setidaknya menarik kunjungan wisatawan dan kurang lebih 100 ribu pemancing setiap musim dingin. Wah, setidaknya pulau ini tak terisolasi dari dunia luar ya. Bagaimana menurutmu, apakah pulau ini tetap terlihat menyeramkan?

5 Kecelakaan Kereta Maut Paling Tragis Sepanjang Sejarah Dunia

Kejadian duka serta tragis yang terjadi antara sebuah kereta dengan sebuah truk masih menyisakan kepedihan yang sangat dalam bagi siapapun. Dan secara mengalir hal ini juga mengarah kepada kecelakaan kereta yang juga pernah terjadi sebelunya. Dan bahkan, 5 kecelakaan kereta ini dianggap kecelakaan pada kereta yang paling tragis dan menakutkan yang pernah terjadi.

Seperti yang dilansir toptenz.net, sudah banyak sekali kecelakaan yang terjadi akibat kelalaian manusia bahkan bencana alam. Dan sudah pasti kejadian memilukan ini pun membuat siapapun yang mendengarnya merasa miris. Semoga dengan kisah-kisah kecelakaan yang pernah terjadi ini dapat menjadi pembelajaran agar lebih berhati-hati lagi dan mengurangi jumlah kecelakaan kereta api.

1. Kecelakaan Rusia
Kecelakaan kereta api pada 4 Juni 1989 lalu adalah kecelakaan paling mematikan dalam sejarah Rusia. Hal ini diakibatkan oleh kebocoran di pipa LPG yang menyebabkan sejumlah besar gas berada pada sebuah selokan antara kota Asha dan Ufa.

Nah, ketika itu kebetulan dua kereta api yang membawa lebih dari 1.200 penumpang berpapasan. Dan benar, kereta yang terdapat banyak anak-anak itupun menjadi korban akibat gas bocor tersebut. Kedatangan keduanya memicu ledakan yang sangat besar hingga bahkan dapat dilihat dari jarak dengan kejauhan 95 mil. Akibatnya sekitar 575 lebih orang meninggal akibat kejadian naas tersebut.

2. Kecelakaan India di Musim Hujan
Musim hujan dan juga sapi yang membuat kejadian naas ini terjadi di India pada tahun 1981. Yah, sebuah kereta api yang membawa sekitar 1000 penumpang terjun ke sungai Baghmati. Kondisi yang terjadi pada 6 Juni itu memang sangat mengkhawatirkan mengingat hujan yang sangat deras disertai dengan angin kencang.

Dan, saat di atas jembatan, sang masinis terkejut dengan adanya sapi yang melintasi rel. Ia pun lantas berusaha untuk mengerem agar menghindari sapi yang berada di depannya. Namun naas, saat mencoba untuk mengerem itulah yang menyebabkan kereta tak kuasa menahan dan tergelincir ke dalam sungai. Atas hal itulah, 800 nyawa tak tertolong, dan 300 di antaranya tak ditemukan tubuhnya.

3. Kebakaran Kereta Mesir
Pada pukul 2 pagi tanggal 20 Februari 2002, tabung gas meledak di gerbong kelima kereta di Mesir. Dan benar saja., api dengan cepat menyebar ke gerbong lain yang ada di sekitarnya. Pada akhirnya, tujuh gerbong telah terbakar menjadi abu, dan hampir 400 orang kehilangan nyawa mereka.

Namun pihak kepolisian sempat merasa sangat kesusahan akibat beberapa mayat yang tak bisa diidentifikasi. Yah, mayat-mayat tersebut sudah terbakar dan menjadi abu. Walau dikatakan sekitar 400 orang meninggal, beberapa orang menganggap kecelakaan ini telah merenggut setidaknya 1000 nyawa manusia.

4. Tentara Perancis Meninggal Saat Natal
Pada tanggal 12 Desember 1917, hampir 1.000 tentara Perancis kembali ke rumah untuk musim Natal. Karena kekurangan dalam fasilitas peralatan dan lokomotif, mereka dibawa dalam dua kereta yang digabungkan dan ditarik oleh hanya satu mesin. Dan dari sembilan belas gerbong kereta, hanya tiga yang memiliki rem udara otomatis, dan sisanya merupakan rem tangan manual.

Dan, saat menuruni lembah Perancis inilah, sang masinis mulai mengerem kereta yang terlalu banyak penumpangnya. Dan benar saja, akibat banyaknya penumpang, kereta tak bisa mengurangi kecepatan dan justru mengakibatkan kebakaran dan juga tergelincir. Akibat hal ini, hanya 400 dari 1000 mayat yang meninggal berhasil diidentifikasi. Sisanya sudah menjadi abu dan tak berbentuk.

5. Tragedi Tsunami 26 Desember
Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa dasar laut sebelah barat laut dari Sumatera menghasilkan tsunami raksasa yang menewaskan sekitar 280.000 orang. Dan tsunami itupun telah menewaskan lebih dari 1.500 penumpang kereta yang berjarak 217 meter dari pantai ketika gelombang pertama. Dan yah, kereta tersebut merupakan kereta dari Sri Lanka yang sedang melakukan perjalanan.

Pada mulanya, gelombang pertama membuat para penumpang merasa aman dan selamat karena berada di dalam kereta. Namun sayang, gelombang yang lebih tinggi menyerang dan membuat kereta tersebut terjatuh dan tergiling bersama ombak menuju laut. Akibatnya, banyak tubuh penumpang yang hilang akibat dibawa arus oleh gelombang besar dan tak ditemukan.

Selasa, 12 Juli 2016

Dari Mana Awal Mulanya Permainan Catur?

Permainan catur pertama kali ditemukan di masyarakat Persia dan Arab. Kata ’catur’ itu sendiri berasal dari kata ’chaturanga,’ yang dalam bahasa Sanskrit berarti 'empat divisi ketentaraan.' Catur kemudian menyebar ke seluruh dunia dengan pelbagai varian permainan sampai kemudian kita kenal seperti sekarang.

Permainan ini awalnya menyebar sampai ke Timur Jauh dan India dan menjadi salah satu pelajaran di keluarga kerajaan dan ningrat Persia. Pemuka agama Budha, pedagang yang lalu-lalang di Jalan Sutra mulai memperkenalkan papan catur untuk permainan ini. Chaturanga masuk ke Eropa melalui Kejaraan Byzantine Persia, dan menyebar ke Kekaisaran Arab. Pemeluk agama Islam kemudian membawa catur ke Afrika Utara, Sisilia, dan Spanyol pada abad ke-10. 

Permainan ini kemudian menjadi populer di Eropa. Dan, pada akhir abad 15, permainan ini lolos dari daftar permainan yang dilarang Gereja. Pada abad modern mulai lahir buku-buku referensi catur, kemudian penggunaan jam catur, serta sejumlah aturan permainan dan pemain-pemain hebat. India Asal-usul catur modern semula dikenal dengan nama Charuranga, yang berkembang di India pada abad ke-6. 

Sejak awal permainan ini sudah memperkenalkan dua pihak yang bermain, perbedaan buah catur dengan kekuataan yang berbeda, dan kemenangan tergantung pada buah terakhir, atau dalam catur modern ditandai dengan tumbangnya sang raja. Dalam catur kuno, papan catur memiliki 100 kotak atau malah lebih. Pada awal abad 19, sebuah pendapat disampaikan Kapten Hiram Cox dan Duncan Forbes bahwa dulu catur dimainkan 4 orang sekaligus, termasuk empat pemain dalam chaturanga. 

Dalam terminologi sanskrit, ”Chaturanga” berarti ”memiliki empat bagian” dan dalam puisi epos kepahlawanan kata itu juga berarti ”tentara." Nama itu sendiri bersumber dari sebuah formasi pertempuran dalam epos Mahabrata yang terkenal di India. Chaturanga adalah sebuah simulasi permainan perang guna memperlihatkan kekuatan strategi militer India saat itu. Ashtāpada, kotak 8 x 8 di sebuah papan merupakan tempat bermain Charuranga. Papan lain yang dikenal di India adalah Dasapada 10 x 10 dan Saturankam 9 x 9. 

Ilmuwan Arab Abu al-Hasan 'Alī al-Mas'ūdī memberi rincian tentang penggunaan catur yakni sebagai sebuah alat strategi militer, matematik, perjudian dan terkadang dihubungkan dengan ramalan nasib di India dan tempat lainnya. Catatan Mas'ūdī juga menunjukkan Ivory di India merupakan daerah produsen alat permainan catur untuk pertama kali, menyebarkan serta memperkenalkan permainan ini dari Persia ke India semasa Kerajaan Nushirwan.

Kemudian terjadi evolusi pada permainan chaturanga yang dikenal dengan nama Shatranj (chatrang), yakni sebuah permainan dua orang pemain yang kekalahan dan kemenangan ditentukan melalui pembersihan terhadap semua bidak lawan (kecuali raja) atau melalui penaklukan terhadap raja lawan. Posisi pion dan kuda tidak berubah, tapi bidak lain mengalami perubahan bentuk. Timur Tengah Karnamak-i Ardeshir-i Papakan, seorang pendiri Kekaisaran Sassanid Persian di Irak memperkenalkan permainan chatrang sebagai salah satu cara agar rakyat mengenangnya sebagai seorang pahlawan legendaris. 

Catatan tertua tentang permainan ini dibuat pada abad ke-10 yakni notasi permainan antara seorang sejarawan Baghdad dan muridnya. Pada abad ke-11, Ferdowsi menuturkan seorang Raja datang dari India untuk melakukan pertandingan di papan catur. Kisah ini diterjemahkan dalam Bahasa Inggris berdasar manuskrip British Museum. Suatu hari seorang duta besar Raja Hindu datang ke persidangan Persia di Chosroes, dan setelah berbasa-basi, duta besar itu mempersembahkan sebuah papan catur yang terbuat dari kayu eboni dan gading.

Ia lalu melontarkan tantangan: “Oh raja yang besar, temukanlah orang-orang terpandai dan terbijak untuk memecahkan misteri permainan ini. Jika mereka berhasil sesembahan kami Raja Hindu akan memberikannya gelar. Namun jika ia gagal hal itu membuktikan tingkat kepandaian penduduk Persia lebih rendah dan kami akan meminta petunjuk dari Iran.” Utusan itu kemudian menunjukkan papan catur yang ia bawa. Sehari kemudian, setelah berpikir keras, Buzurjmihir, berhasil memecahkan misteri itu dan kemudian mendapat gelar seperti yang dijanjikan. Eropa Variasi charunga masuk ke Eropa melalui Persia, seiring penyebaran pengaruh Kerajaan Byzantine dan perluasan Kekaisaran Arab. Catur masuk ke Eropa Selatan pada akhir milenium pertama. Terkadang catur juga dibawa oleh pasukan yang menduduki tanah jajahan baru, seperti saat Normandia memasuki wilayah Inggris. 

Catur semula kurang populer di Eropa Utara yang tak terbiasa berpikir abstrak namun perlahan-lahan menjadi populer saat bidak figuratif dikenalkan. Nilai sosial menjadi kelebihan permainan ini pada masa lalu permainan ini dikaitkan dengan kehormatan dan kebudayaan tinggi sehingga beberapa papan catur dibuat dari bahan istimewa dan berharga mahal. Popularitas catur melemah di masyarakat Barat antara abad 12 sampai 15 M. Saat itu buku catur biasanya ditulis dalam bahasa Latin. Pada perkembangannya catur kemudian dihubungkan dengan gaya hidup ksatria Eropa. Peter Alfonsi dalam bukunya Disciplina Clericalis, memasukkan catur ke dalam tujuh keahlian yang harus dimiliki seorang ksatria.

Simbol-simbol perwira dan ketentaraan mulai masuk dalam catur. Raja Henry I, Raja Henry II dan Raja Richard I dari Inggris merupakan patron catur masa itu. Kerajaan lain yang menaruh perhatian serius pada permainan ini adalah Raja Alfonso X Spanyol dan Raja Ivan IV dari Rusia. Saat gereja mengeluarkan larangan terhadap berbagai permainan di masyarakat, catur lolos dari daftar hitam. Santo Peter Damian mengumumkan permainan ini menjauhkan dampak buruk bagi masyarakat. Bishop Florence itu membela permainan ini karena melibatkan keahlian serta “tidak seperti permainan lainnya.” 

Pada abad ke 12, buah catur mulai tetap, menjadi raja (king), ratu (queen), gajah/patih (bishops), kuda (knights) dan benteng (rooks). Bidak/pion (pawn) mulai dihubungkan dengan pasukan infantri. Perbandingan terminologi catur menurut Sanskrit, Arabic, Latin dan English Sanskrit Arabic Latin English Raja (King) Shah Rex King Mantri (Minister) Firz Regina Queen Gajah (war elephant) Al-Phil Episcopus Bishop/Count/Councillor Ashva (horse) Fars Miles/Eques Knight Ratha (chariot) Rukh Rochus Rook Padati Baidaq Pedes Pawn Pada abad pertengahan, permainan ini berjalan lama, bahkan ada permainan yang baru selesai setelah diadakan berhari-hari lamanya. 

Peraturan tentang pembatasan waktu baru mulai diperkenalkan tahun 1.300. Aturan pion/bidak boleh melangkah dua bidak saat pertama kali melangkah juga diperkenalkan. Pada tahun 1.475 terjadi evolusi permainan catur. Mulai diperkenalkan konsep langkah Ratu buah yang paling kuat serta mulai diperkenalkan konsep promosi pion yang bisa berubah menjadi ratu. Gajah perang dalam chatunga juga berubah istilah menjadi bishop. Dengan demikian skak mat menjadi lebih mudah di permainan ini dan mengurangi secara drastis langkah-langkah yang diperlukan. Seorang pemain Italia, Gioacchino Greco, tercatat sebagai pecatur profesional pertama dalam sejarah permainan ini. 

Ia menulis buku catur dan menampilkan beberapa komposisi permainan serta analisis catur. Karya ini membuat catur menjadi permainan populer serta mulai menunjukkan teori, taktik dan strategi permainan ini. Karya pertama yang memuat berbagai variasi dan kombinasi kemenangan ditulis oleh François-André Danican Philidor dari Prancis. Ia menunjukan permainan catur terbaik selama 50 tahun terakhir dan buku itu dipublikasi pada abad 18. Bukunya berjudul L'Analyze des échecs (Analisa Catur), sebuah buku berpengaruh hingga dicetak ulang sampai 100 kali. 

Era Modern Kompetisi catur mulai digelar tahun 1.834 dan tahun 1.851 Turnamen Catur London mulai mengenalkan pembatasan waktu bagi setiap pemain. Dalam catatan pertandingan seorang pemain terkandang menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk menganalisa satu langkah. Tapi di turnamen catur London seorang pecatur hanya diperbolehkan menghabiskan waktu 2 jam 20 menit untuk mengambil satu langkah. 

Pada perkembangannya, mulai diperkenalkan catur cepat: catur 5 menit. Namun yang populer adalah aturan dua jam bagi setiap pecatur untuk melangkah sebanyak 30 kali. Pada varian akhir, seorang pemain yang gagal memenuhi kewajiban itu akan mendapat penalti. Di tahun 1.861 turnamen catur dengan pembatasan waktu mulai dimainkan di Bristol, Inggris. Alat waktu yang digunakan adalah jam pasir. 

Jam catur modern dengan dua tombol lalu ditemukan untuk memudahkan permainan ini. Seorang pemain bisa menghentikan jarum jamnya saat ia selesai melangkah. Jam catur yang dilengkapi tanda bendera jatuh bagi pemain yang melampaui batas waktu sudah mulai dikenal pada akhir abad 19.

Senin, 11 Juli 2016

Inilah 7 Kisah Pedang Yang Di Tempa Batu Luar Angkasa

Banyak keanehan yang nyata di dunia ini yang berasal dari sumber luar angkasa dengan bahan yang sangat langka dan unik, Seperti yang tercipta dari 7 pedang luar angkasa dengan kisah nyata dari jaman dahulu kala dan mungkin bisa dikatakan sebagai warisan dunia yang tiada hingga.

Ketujuh pedang ini dibuat dari bahan benda luar angkasa oleh tangan ahli yng mengerti betul tentang pengembangan teknologi dari luar angkasa tersebut yang terciptakan dari batu luar angkasa yang menghasilkan sebuah karya yang memadukan teknologi modern dengan karya seni para pe kelas dunia.

Sehingga terciptalah sebuah pedang laksana bagai batu permata yang harganya sungguh tiada terkira, Bahkan Benda-benda yang berasal dari luar angkasa kerap dianggap menjadi objek yang tak ternilai, bahkan mengandung kekuatan tersembunyi. Salah satunya adalah meteorit, atau batu meteor yang berhasil mencapai permukaan planet kita. Berikut penjelasannya untuk anda.

1. Belati Firaun Mesir
Belati dengan panjang 34,2 sentimeter ini ditemukan tepat di sebelah mumi Raja Tutankhamun. Belati ini juga diyakini dibuat tahun 1400 sebelum masehi atau tepat sebelum Raja Tutankhamun berkuasa. Yang sudah seratus tahun arkeolog menemukan makam Raja Mesir (Firaun) Tutankhamun. Namun baru beberapa waktu lalu ilmuwan sadar bila salah satu benda yang ditemukan di makam Tutankhamun berasal dari luar angkasa. Benda itu adalah sebuah belati indah yang memiliki gagang dan sarung dari emas. Berdasarkan penelitian sinar-X, terungkap bila besi dari belati itu adalah bagian meteorit Kharga. Meteor ini diketahui jatuh di Maras Matruh, 150 mil dari Alexandria di tahun 2000.

2. Pedang Sokka
Hasilnya tercipta sebuah pedang yang sangat mirip dengan pedang Sokka di film Avatar. Bedanya, warna pedang ini tidak hitam, melainkan perak dengan aksen garis-garis indah dari campuran besi klorida. Apabila Anda adalah penggemar film serial kartun “Avatar: The Last Airbender” tentu tahu bila Sokka, salah satu karakter utama di film itu, mempunyai sebuah pedang yang ditempa dari batu meteor. Nah, Tony Swatton, seorang pembuat pedang terkemuka memutuskan untuk membuat versi nyata pedang itu. Tony memanfaatkan sebuah meteorit berbahan besi dan nikel yang jatuh di Campo del Cielo, Argentina.

3. Belati Raja Jahangir
Kisah bermula saat sebuah meteorit jatuh di kawasan Punjab bulan April 1621. Dari catatan kuno soal meteorit tadi, salah satu petugas kerajaan memerintahkan warga untuk menggali tanah bekas jatuhnya meteor. Semakin dalam menggali, semakin panas tanah, hingga mereka sampai ke sebuah besi membara bak baru keluar dari tungku pemanggang.Raja kerajaan Mughal di India, Jahangir, yang memerintah dari tahun 1605-1627 memiliki sebuah belati yang terbuat dari batu meteorit. Batu meteorit ini kemudian oleh raja Jahangir dianggap sebagai pemberian dari Tuhan, sama halnya seperti kekuasaan yang kini dibebankan padanya.

4. Tentetsutou (Pedang Surga)
Saat ini Tentetsutou disimpan di Institut Teknologi Chiba, tepatnya di Menara Tokyo Skytree, bersama dengan sisa meteorit Gibeon. Menurut Institut Chiba, pedang Tentetsutou melambangkan keharmonisan hubungan antara teknologi manusia dan luar angkasa.Tentetsutou adalah sebuah pedang tradisional Jepang jenis Katana yang dibuat oleh ahli pedang legendaris Yoshindo Yoshiwara.Katana yang indah ini ditempa dari besi yang terdapat di batu meteorit raksasa Gibeon. Meteorit ini jatuh di Naminia di masa prasejarah dan diperkirakan berumur 4 miliar tahun!

5. Pedang James Sowerby
James Sowerby adalah seorang seniman sekaligus ahli sejarah kolektor batu meteor, ingin membuat sebilah pedang bagi penguasa Rusia, Alexander I. Alexander I dianggap berjasa setelah mengalahkan Napoleon Bonaparte di tahun 1814, dan membawa kedamaian di Inggris, negara Sowerby. Besi bahan pedang itu diambil dari batu meteorit yang jatuh di Tanjung Harapan, Afrika Selatan. Di pedang tersebut tertulis,” Besi ini, yang jatuh dari Surga saat kunjungannya ke Inggris, diserahkan kepada Tuanku Alexander.

6. Keris Kanjeng Kyai Pamor
Indonesia juga memiliki senjata yang terbuat dari batu meteor, yakni keris. Keris yang dimaksud adalah keris Kanjeng Kyai Pamor yang dibuat di era Paku Buwana III, Jawa Tengah. Selain indah, keris berbahan meteor ini juga dianggap mempunyai kekuatan magis dan karakter tersendiri. Alhasil, keris meteor ini disebut memiliki nilai yang sangat tinggi. Ketika itu di tahun 1749 ada sebuah meteorit yang jatuh di Prambanan. Alkisah pecahan meteorit ini lantas diserahkan ke empu Brojoguna untuk dijadikan keris. Keris ini terlihat sangat indah berkat motif pamor dari campuran besi dan cairan asam khusus.

7. Pedang Sir Terry Pratchett
Menurut Pratchett, pedang ini memberikan kepuasan tersendiri bagi dirinya yang sering berkutat dengan kisah-kisah fiksi.”Separuh lebih hidupku dihabiskan dengan membuat karya-karya di luar nalar, sehingga menjadi sebuah keberhasilan tersendiri saat aku bisa membuat sebuah karya yang benar-benar nyata,” ujar Pratchett. Dan untuk mendapatkan meteor, Pratchett melakukan penggalian di sekitar rumahnya di Wiltshire, Inggris. Dia lantas menemukan 81 kilogram besi dan beberapa kepingan meteorit.

Sejarah Singkat Penemuan Magnet Pertama Kali

Magnet adalah benda yang mampu menarik benda - benda disekitarnya. Setiap Magnet memiliki sifat kemagnetan. Kemagnetan adalah kemampuan benda tersebut untuk menarik benda-benda lain disekitarnya.

Kata magnet (magnit) berasal dari bahasa Yunani magnítis líthos yang berarti batu Magnesian. Magnesia adalah nama sebuah wilayah di Yunani pada masa lalu yang kini bernama Manisa (sekarang berada di wilayah Turki) di mana terkandung batu magnet yang ditemukan sejak zaman dulu di wilayah tersebut.

Pada saat ini, suatu magnet adalah suatu materi yang mempunyai suatu medan magnet. Materi tersebut bisa dalam berwujud magnet tetap atau magnet tidak tetap. Magnet yang sekarang ini ada hampir semuanya adalah magnet buatan.

Magnet selalu memiliki dua kutub yaitu: kutub utara (north/ N) dan kutub selatan (south/S). Walaupun magnet itu dipotong-potong, potongan magnet kecil tersebut akan tetap memiliki dua kutub.

Magnet dapat menarik benda lain. Beberapa benda bahkan tertarik lebih kuat dari yang lain, yaitu bahan logam. Namun tidak semua logam mempunyai daya tarik yang sama terhadap magnet. Besi dan baja adalah dua contoh materi yang mempunyai daya tarik yang tinggi oleh magnet. Sedangkan oksigen cair adalah contoh materi yang mempunyai daya tarik yang rendah oleh magnet.

Satuan intensitas magnet menurut sistem metrik pada Satuan Internasional (SI) adalah Tesla dan SI unit untuk total fluks magnetik adalah weber. 1 weber/m^2 = 1 tesla, yang memengaruhi satu meter persegi.

Elektromagnet terbuat dari gulungan kawat yang bertindak sebagai magnet ketika arus listrik melewatinya tapi berhenti menjadi magnet ketika tidak diberi arus listrik. Seringkali , kumparan melilit inti dari "lunak " bahan ferromagnetic seperti baja , yang sangat meningkatkan medan magnet yang dihasilkan oleh kumparan. Keseluruhan kekuatan magnet diukur dengan momen magnetik atau , sebaliknya, total fluks magnetik yang dihasilkan . Kekuatan lokal magnet dalam suatu material diukur dengan magnetisasi nya .

Sejarah Magnet
William Sturgeon adalah pria berkebangsaan Inggris, yang lahir pada 22 Mei 1783 di Whittington. Elektromagnetik pertama kali ditemukan Sturgeon pada tahun 1823. 
Sebelum membahas lebih jauh tentang penemuan elektromagnetik, kita akan mengulas sedikit perjalanan hidup Sturgeon. Orang tua Sturgeon memiliki pekerjaan yang berbeda-beda, sang ayah bekerja sebagai pembuat sepatu, sedangkan sang ibu suka berburu sehingga jauh dari keluarga. Sejak umur 10 tahun, Sturgeon bekerja menjadi tukang sepatu, namun tidak lama kemudian ia masuk ke angkatan militer tentara. Setelah masuk kedunia militer, ia mendapat inspirasi tentang kilat badai pada saat kapal yang ia tumpangi terkena badai.

Sturgeon menjadi tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang alam. Pada tahun 1804 ia dipindah tugaskan royal artileri, disana ia banyak meminjam buku dan melakukan percobaan dengan menggunakan layang-layang yang diterbangkan untuk menerima sengatan listrik yang berasal dari petir. Karena percobaan tersebut, membuat Sturgeon menjadi terkenal di taruna. Setelah keluar dari militer, Sturgeon melanjutkan study filsafat alam dan kuliah malam jurusan fisika.

Setelah lulus Sturgeon diangkat menjadi dosen ilmu fisika untuk East India Company’s Military Seminary di Addiscombe, Surrey. Dengan menjadi dosen ia leluasa mendapatkan suntikan dana yang digunakan untuk mengerjakan percobaan kelistrikan. Pada percobaan yang dilakukan, Sturgeon membeli sebuah kumparan kawat pada batang besi yang adapt di aliri listrik, dan hasilnya adalah aliran listrik pada batang besi tersebut mampu menarik serbuk besi yang ada disekitarnya.

Dari percobaan tersebut Sturgeon menyadari bila aliran listrik dapat membentuk medan magnet yang terkonsentrasi pada inti besi. Selanjutnya, ia memamerkan elektromagnet temuannya tersebut pada acara seminar fisika, dan menunjukkan kekuatan medan magnet yang dapat mengangkat 9 pounds serta 7 ons potongan besi yang telah terbungkus oleh kawat, kekuatan tersebut diperoleh dari arus baterai tunggal.

Dengan penemuan tersebut, pada tahun 1825 Sturgeon mendapatkan penghargaan silver dari Royal Society of Art. Setelah berhasil menemukan elektromagnet, Sturgeon juga telah berhasil menemukan kompas modern yang dirancang dengan menggunakan elektromagnet. Sturgeon semakin aktif mengadakan seminar tentang temuannya, hingga pada tahun 1832 ia diangkat menjadi staff pembicara di Adelaide Gallery of Practical Science, London.

Saat menjadi staff pembicara pun ia tetap mendemonstrasikan tentang penggabungan motor listrik DC dengan komutator. Sturgeon mendirikan Journal Annals of Electrity, Magnestism dan kimia pada tahun 1836. Pada tahun itu pula ia telah berhasil menemukan Galvanometer, yaitu sejenis ammeter yang digunakan untuk alat mendeteksi dan mengukur arus listrik melalui kumparan dalam medan magnet.

Sturgeon dibantu dua temannya yaitu J.Peter Gssiot dan Charles Walker memiliki peranan dalam pendirian London Electrical Society pada tahun 1837. Pada tahun 1840 diusia tuanya, Sturgeon masih tetap aktif bekerja sebagai pengawas di Royal Victoria Gallery of Parcical Science yang ada di kota Manchester. Tetapi pada saat gallery tempatnya bekerja tersebut di tutup pada tahun 1942, Sturgeon hanya bekerja sebagai pembicara pada seminar dan mendemonstrasikan beberapa eksperimen yang pernah ia temukan. Sturgeon tutup usia pada tahun 1850 di usia 67 tahun di Prestwich, Lancashire, Inggris.

Inilah Perbedaan Antara Arit dengan Celurit

Jika dilihat dari bentuknya sangat telihat jelas perbedaan antara arit dengan celurit. Arit atau sabit biasanya bagi para petani digunakan untuk mencari dan memotong rumput, semak-semak, atau ranting-ranting kecil. Arit bisa disebut sebagai pisau besar yang bentuk melengkung dan ujungnya runcing dan tajam. 

Mengapa dibuat dengan bentuk yang demikian, itu semua dikarenakan untuk menarik rumput atau ranting yang terpotong, arit bukan merupakan senjata atau gaman sebagai alat untuk mempertahankan diri, sekalipun dapat digunakan dalam keadaan terjepit ketika menghadapi hewan liar yang akan menyerang.

Arit juga digunakan sebagai bagian dari simbol komunisme atau sosialisme revolusioner, yaitu palu arit. Dalam simbol tersebut, sabit melambangkan kelas buruh yang bekerja di sektor pertanian.

Clurit memiliki bentuk yang hampir seperti arit, hanya saja tidak terlalu melengkung seperti lambang tanda tanya. Bentuknya ada yang kecil dan besar. Clurit merupakan senjata tradisional masyarakat Suku Madura yang ada di Madura maupun yang tinggal di sebagian wilayah timur Jawa Timur. Jadi clurit bisa disamakan dengan keris pada Suku Jawa atau rencong pada Suku Atjeh atau Mandau, kujang, serta badik. Jadi bukan merupakan pisau atau alat pemotong. Menurut pengamatan penulis, selama ini memang ada masyarakat Suku Madura yang menggunakan clurit untuk merumput tetapi bentuknya kecil. Baik arit atau sabit dan clurit sebagai alat pemotong atau senjata harus digunakan sewajarnya dan seperlunya. Bukan untuk macam-macam, apalagi mengancam. Jadi kalau bukan petani, jangan menyimpan arit dan clurit.

Celurit atau yang dikenal juga oleh masarakat Makassar dengan sebutan Senjata Carok. Senjata ini sudah melegenda sebagai senjata yang biasa digunakan oleh tokoh bernama Sakera. Masyarakat Madura biasanya memasukkan khodam, sejenis makhluk gaib yang menempati suatu benda, ke dalam celurit dengan cara merapalkan doa-doa sebelum carok. 

Kini, masyarakat Madura masih memandang celurit sebagai senjata yang tak terlepas dari kehidupan sehari-hari. Tak heran bila pusat kerajinan senjata tajam itu banyak bertebaran di Pulau Madura. Misalnya, desa kecil bernama Peterongan, Kecamatan Galis, sekitar 40 kilometer dari Kabupaten Bangkalan. Di sana, sebagian besar penduduk menggantungkan hidupnya sebagai pandai besi pembuat arit dan celurit. Keahlian mereka adalah warisan leluhur sejak ratusan tahun lampau.

Celurit dikerjakan seorang pandai besi, biasanya seorang pandai besi berpuasa sebelum mengerjakan sebilah celurit. Bahkan setiap pada bulan Maulid, di bengkel pandai besi dilakukan ritual kecil. Ritual ini disertai sesajen berupa ayam panggang, nasi, dan air bunga. Sesajen itu kemudian didoakan di mushola. Baru setelah itu, air bunga disiramkan ke bantalan tempat menempa besi. Diyakini kalau ada yang melanggar (mengganggu), ia akan mendapatkan musibah sakit- sakitan. Orang-orang dilarang untuk melangkahi apalagi menduduki tombuk atau bantalan penempa besi.

Memilih besi yang diinginkan menjadi awal pembuatan celurit. Jika menginginkan celurit yang berkualitas terbaik digunakan besi rel atau besi mobil/jeep. Batangan besi pilihan itu tersebut kemudian dibelah dengan ditempa berkali-kali untuk mendapatkan lempengannya. Setelah memperoleh lempengan yang diinginkan, besi pipih itu lantas dipanaskan dengan suhu yang tinggi.

Logam yang telah membara itu lalu ditempa berulang kali sampai membentuk lengkungan sesuai dengan jenis celurit yang diinginkan. Penempaan dilakukan dengan ketelitian. Setelah mencapai kelengkungan yang diinginkan, clurit digerinda dan haluskan bilahnya. Setelah dimasukkan atau ditancapkan ke gagang yang telah disiapkan terlebih dahulu. Kemudian diteruskan dengan memberikan ikatan tali pada gagang tersebut. Terakhir bilah yang sudah jadi dibuatkan sarungnya dengan menggunakan kulit kerbau atau sapi dan telah diukir, di mana ukurana sarung disesuaikan dengan bentuk bilah tersebut. Lama waktu pengerjaan memakan waktu dua sampai empat hari.

Carok belum dikenal pada zaman Cakraningrat (abad ke-12M), Joko Tole (abad ke-17M) dan Panembahan Semolo. Ketika itu, seseorang membunuh dengan menggunakan keris atau pedang untuk membela kehormatannya. Masyarakat Madura meyakini bahwa celurit berasal dari legenda pak Sakera atau Sekerang, yaitu seorang mandor tebu asal Pasuruan, Jawa Timur. Ia menjadi salah satu tokoh perlawanan terhadap penjajahan Belanda. Menurut cerita, ia tidak pernah melepaskan celurit jauh darinya. Ia selalu memakainya untuk kehidupan sehari-hari atau biasa digunakan untuk alat pertanian atau perkebunan. Sakera berasal dari kalangan santri dan seorang muslim yang taat.

Sakera melakukan perlawanan atas penidasan penjajah. Pada akhirnya ia tertangkap dan dihukum gantung di Pasuruan, Jawa Timur. Beliau dimakamkan di Kota Bangil atau tepatnya di wilayah Bekacak, Kelurahan Kolursari. Tindakan penjajah yang menghukum gantung Sakera menyulut kemarahan orang-orang Madura. Mereka mulai berani melakukan perlawanan pada penjajah dengan senjata yang biasa digunakan Sakera, yaitu celurit. Sejak saat itu, celurit disimbolkan sebagai alat perlawanan, simbol harga diri.

Minggu, 26 Juni 2016

Inilah 5 Senjata Kuno Paling Keren!


Nenek moyang manusia yang tinggal di zaman kuno memiliki kemampuan hebat dalam mendirikan bangunan dengan arsitetur yang mengagumkan. Mulai dari piramida, taman tergantung di Babylonia, Stonehenge, Borobudur dan masih banyak lagi.


Tapi kehebatan mereka tidak cuma dalam hal membuat bangunan megah saja. Mereka ternyata juga punya kemampuan hebat dalam menciptakan sebuah senjata kuno yang menakjubkan. Berikut ini beberapa diantaranya.

1. Burung Gagak Pembawa Api
Namanya mungkin memang terlihat seperti jurus rahasia dalam film-film kung fu, tapi senjata dari China ini tidak ada hubungannya dengan bela diri tersebut. Pada dasarnya, senjata ini adalah burung mainan yang terbuat dari batang bambu dan kertas. Namun yang membuat senjata ini efektif adalah masing-masing burung diisi dengan bahan peledak.

Senjata ini akan ditembakkan dengan semacam roket udara yang mampu menempuh jarak hingga 300 meter. Ketika sampai di lokasi target, entah itu perahu atau bangunan, burung ini akan meledak. Untuk masa 700 tahun yang lalu, teknologi ini tentu sudah sangat maju.

2. Cakar Archimedes
Sesuai dengan namanya, senjata ini memang dirancang oleh penemu terkenal, Archimedes. Tujuan awalnya adalah untuk mempertahankan wilayah tepi laut di dinding kota Syracuse dari serangan laut.

Benda ini memiliki bentuk seperti derek raksasa yang dilengkapi dengan pengait. Pengait ini mampu mengangkat sebagian badan perahu yang menyerang dari air. Setelah perahu terangkat, mesin ini kemudian menjatuhkannya sehingga perahu musuh terbalik.

3. Guci Berisi Ular
Di wilayah Romawi kuno, ular juga menjadi salah satu senjata mematikan. Para tentara biasanya tidak akan pernah menyangka ada guci berisi ular dijatuhkan atau dilemparkan kepada mereka dalam peperangan.

Tujuan dari senjata ini tidak hanya untuk membunuh lawan, tapi juga membuat musuh panik. Bagaimana tidak, ular yang digunakan yang jenis berbisa dan mereka tentu dalam kondisi yang sangat marah karena baru saja dilempar.

4. Nest of Bees Alias Sarang Lebah
Meski namanya sarang lebah, bukan berarti senjata yang satu ini adalah lebah yang dilemparkan ke musuh. Senjata ini adalah sebuah kotak kayu dengan ruangan di bagian tengah berbentuk segi enam seperti sarang lebah yang besar. Itulah mengapa senjata ini bernama ‘nest of bees’.

Di dalam masing-masing tabung atau ruangan, terdapat panah dengan pelontar. Roket nantinya akan menembakkan panah dengan kekuatan dan jarak yang lebih besar daripada busur biasa. Dari senjata ini lebih dari 32 anak panah bisa ditembakkan secara bersamaan. Tentara China akan menembakkan ribuan senjata ini secara bersamaan sehingga banyak musuh akan tewas hanya dalam waktu beberapa detik.

5. Greek Fire atau Api Yunani
Tentara Bizantium sudah mengenal flamethrowers atau senjata pelontar api sejak zaman dulu. Hanya saja mereka mengenalnya dengan ‘Greek Fire’. Mereka menggunakan senjata rahasia ini untuk membakar armada laut pasukan Arab yang menyerang kota Konstantinopel.

Rahasia senjata ini disimpan dengan begitu rapat bahkan setiap bagian dari senjata ini disimpan secara terpisah. Hanya keluarga kerajaan dan keturunan perancang senjata ini saja yang tahu bagaimana gambaran utuh senjata ini. Selama 500 tahun, rahasia ini tersimpan dengan aman di ibu kota dan diturunkan dari generasi ke generasi.

Jangan dikira zaman dahulu tidak ada teknologi modern. Nyatanya pada masa itu para pasukan militer justru bisa bertarung dengan senjata yang terbilang maju untuk zamannya. Hal ini penting untuk melindungi wilayahnya dari penjajah, atau untuk dalam kasus tertentu untuk menginvasi suatu wilayah.

SUMBER: BOOMBASTIS

7 Komandan Militer Paling Sukses di Dunia

Banyak sekali pria di dunia ini yang memiliki kemampuan besar untuk memimpin suatu pasukan dalam perang. Sayangnya tak semua dari mereka memiliki kegeniusan dalam menyusun strategi hingga kemenangan sering sekali didapatkan. Orang-orang ini memiliki kemampuan di atas rata-rata hingga akan susah ditemui lagi di era modern seperti sekarang.

Baiklah tanpa berlama-lama lagi. Inilah tujuh komandan militer paling sukses di dunia. Di tangan mereka, perang sesulit apa pun bisa berjalan dengan baik dan kemenangan besar bisa diraih dengan mudah.

1. Julius Caesar
Tidak ada yang meragukan lagi kehebatan dari Julius Caesar. Dia ahli perang dan politik yang ada di zaman Romawi kuno. Di tangan Julius, pasukan Romawi menjadi pasukan yang sangat ditakuti oleh banyak kerajaan di sekitarnya.

Banyak sekali perang yang ia menangkan. Salah satu yang terkenal adalah perang sipil di Pompey. Ia juga menang saat perang Gallics pecah dengan hebat. Kehebatan Julis di masa lalu akhirnya terus diingat bahkan hingga sekarang.

2. Alexander Agung
Alexander Agung adalah salah satu panglima perang yang berhasil mendapatkan banyak sekali kemenangan di usianya yang masih muda. Saat ia berumur 30 tahun, Alexander telah menduduki banyak sekali wilayah baru yang ia jelajahi bersama dengan pasukannya.

Alexander berhasil melawan kerajaan Persia yang kala itu dikenal sangat hebat. Ia pun berhasil menang saat melawan pasukan Darius III, meski memiliki pasukan yang lebih kecil. Salah satu kehebatan yang dimiliki Alexander adalah strategi perang menggunakan formasi phalanx yang sulit sekali dihancurkan.

3. Napoleon Bonaparte
Napoleon Bonaparte adalah salah satu pemimpin militer paling hebat di masanya. Ia adalah orang yang memimpin revolusi di Perancis. Ia mengambil alih semua kontrol atas negeri ini hingga menjadi raja. Tak hanya di Perancis saja, Napoleon juga menjadi raja di Italia. Ia sering sekali menjadi mediator di berbagai negara dan selalu berhasil.

Dalam perang, kehebatan Napoleon tak bisa dipandang remeh. Pasukan yang ia bawa selalu membawa kemenangan baginya. Strategi perang dan kehebatan persuasif selalu membuat Napoleon disegani sampai akhir.

4. Genghis Khan
Genghis Khan adalah salah satu pendiri Kekaisaran Mongol. Ia adalah panglima perang terhebat yang tak ada bandingannya. Di masa ia berkuasa, Genghis banyak sekali melakukan penyergapan ke wilayah-wilayah di Asia Tengah hingga menuju kawasan Eropa. Semua wilayah yang disergap selalu takluk dan menjadi wilayah kekuasaannya.

Genghis sangat pandai dalam strategi perang. Selain itu, ia juga memiliki banyak sekali pasukan yang hebat. Kala itu, negeri yang didatangi oleh Genghis selalu ketakutan. Pasalnya, sekuat apa pun pasukannya Genghis selalu bisa menanganinya.

5. Adolf Hitler
Terlepas dari Hitler adalah orang yang kejam karena melakukan pembunuhan kepada jutaan orang Yahudi. Ia adalah seorang komandan militer yang hebat. Di tangannya, Jerman dan Nazi bisa menguasai banyak sekali wilayah di Eropa. Banyak sekali perang yang ia menangkan hingga Eropa seperti milik Jerman semata.

Ia adalah kekuatan yang sangat besar saat terjadi perang dunia ke-II. Militer yang dimiliki oleh Hitler memiliki banyak sekali taktik perang yang akan sangat susah ditembus pasukan lain. Sayangnya, ia memutuskan bunuh diri untuk lepas dari masalah.

6. Hannibal Barca
Hannibal Barca adalah salah satu komandan militer paling hebat di masanya. Ia berhasil memukul balik pasukan dari kekaisaran Romawi saat terjadi perang di Trebia, Trasimene dan Cannae. Ia sama sekali tak pernah kalah saat melawan pasukan besar yang saat itu selalu Romawi keluarkan.

Hannibal Barca menang saat terjadi perang Punic ke-II. Strategi-strategi perang yang ia buat pun sampai diadopsi oleh negeri yang selalu melawannya. Bahkan kekaisaran Romawi mengambil strategi itu untuk melawan pasukan lain yang hendak menginvasi negerinya.

7. William the Conquer
William the Conquer adalah panglima perang yang saat itu dimiliki oleh Norwegia. Di bawah kepemimpinannya, pasukan berhasil menembus kekuatan militer Inggris. Tak diduga, ternyata Inggris kelah telak hingga harus menarik mundur pasukannya.

Di bawah kendalinya, Inggris tak lagi berani untuk menginvasi daerah Norwegia. Mereka masih takut akan dibabat habis tentara William the Conquer hingga babak belur. Apa yang dilakukan oleh William membuat eksistensi bangsa Norwegia (Aglo-Norman) terus eksis hingga sekarang.

Itulah tujuh komandan militer paling sukses di dunia. Dari tujuh orang di atas mana yang menurut anda memiliki kekuatan yang sangat hebat? Indonesia kira-kira punya enggak ya orang hebat seperti mereka?

Rabu, 15 Juni 2016

10 Pasukan Terbaik Sepanjang Sejarah

Pada sejarah manusia, ada masa kelam dimana perperangan terus menerus terjadi. Di antara banyaknya perperangan ini, ada berbagai prajurit atau pasukan mematikan yang disegani oleh musuh-musuhnya. Berikut ini 10 pasukan terbaik dan terhebat yang dikenal sepanjang sejarah.

Yang kita bicarakan di sini adalah pasukan yang ada di sejarah dan bukan pasukan modern sekarang ini. Karena kalau kita membandingkan pasukan modern sekarang ini maka tentu mereka adalah yang terbaik dengan perlengkapan pistol dan sejenisnya.

10. Mamluks
Mamluk sebenarnya merupakan sebutan untuk seorang budak yang telah dibeli. Budak-budak yang telah dibeli ini dilatih untuk menjadi seorang kavaleri (pasukan berkuda) yang menguasai taktik berkuda, seni berkuda, kemampuan memanah, merawat luka dan masih banyak lainnya.

Nama pasukan ini menjadi terkenal dalam Perang Yerusalem (Perang Salib). Di akhir abad pertengahan, pasukan Mamluk inilah yang pada akhirnya menguasai Yerusalem bahkan merekalah yang mengakhiri era tentara salib (crusader) dan juga pernah berhasil mengusir pasukan Mongol, walaupun pada akhirnya dibalas kembali oleh pasukan Mongol. Kekuasaan mereka, mereka dapatkan dari perperangan, salah satunya adalah dengan menguasai Mesir selama 250 tahun lebih.

9. Mongol Warriors
Genghis Khan, pendiri dan kaisar dari Kerajaan Mongol dan merupakan salah satu pemimpin militer terbaik sepanjang sejarah. Prajurit atau pasukan yang dipimpinnya adalah tentunya pasukan mongol ini. Bersamaan dengan nama Genghis Khan sendiri, pasukan Mongol ditakuti karena sifatnya yang kejam dan liar.

Pasukan ini terkenal dengan kemampuannya mengendarai kuda, mereka didisiplin dan diharuskan untuk dapat menguasai keahlian panah selagi menaiki kuda. Panah yang mereka gunakan juga bukan panah biasa, busur mereka merupakan busur buatan yang dapat menembus baju baja musuhnya. Selain menguasai panah, mereka juga merupakan ahli tombak, scimitar, psikologi perperangan dan telah berhasil mendirikan salah satu kerajaan terbesar yang pernah dilihat dunia.

8. Aztec Warrior
Pada saat pasukan Aztec berperang, ada dua hal yang menjadi tujuan utama mereka. Yang pertama adalah mendapatkan tanah tujuan mereka, yang kedua adalah mendapatkan korban untuk ritual pengurbanan mereka (ritual pengurbanan manusia). Perang telah menjadi makanan sehari-hari mereka dimana jika ada seorang pemimpin baru yang dipilih, ia diharapkan untuk melakukan perperangan secepatnya untuk menunjukkan kemampuan dan kepemimpinannya.

Kejam dalam perperangan dan terkenal sebagai prajurit dengan pakaian dari elang dan jaguar, menggunakan senjata primitf seperti panah dan gada, tapi digunakan dalam cara yang sangat efektif. Jika pasukan musuh datang ke tempat mereka, mereka bersumpah bahwa pasukan musuh ini tidak akan mengambil langkah balik, dengan kata lain semua pasukan dibunuh. Sayangnya, mereka akhirnya dikalahkan oleh Spaniard (Orang Spanyol) yang memiliki persenjataan lebih modern.

7. Apache
Pasukan ninja mungkin memang hanya ada dan terkenal di Asia, tapi di Amerika ada pasukan yang bergerak dan berperang dalam cara yang serupa, itulah pasukan Apache. Mereka akan secara tiba-tiba menggorok atau memotong leher musuhnya dari belakang tanpa diketahui musuhnya.

Mereka sangat ahli dengan senjata mereka, yaitu Tomahawk atau kampak Indian. Walaupun senjata utama mereka ini kampak, mereka dapat bertarung jarah jauh dengan melemparkan kampak mereka ini (throwing ax), menggunakan panah atau pisau. Bahkan karena kekuatan mereka, pasukan militer saja kewalahan dalam mengalahkan mereka. Terkenal sebagai pasukan gerilya terbaik, dikatakan keturunannya-lah yang mengajari pertarungan tangan kosong sekarang ini.

6. The Immortals (Persian)
Jika Anda pernah menonton film 300, maka Anda berarti pernah melihat gambaran pasukan ini. Pasukan ini digambarkan berada di bawah naungan Raja Persian Xerses dengan pakaian serba hitam. Pada kenyataannya, penampilan sangatlah berbeda dimana aslinya mengenakan pakaian penuh warna. Walaupun nama mereka adalah immortal yang berarti abadi, nama ini sebenarnya terjadi karena kesalahan penamaan Anûšiya (pertemanan) dengan Anauša (abadi).

Pasukan ini merupakan satu kesatuan yang terbentuk dari 10.000 (sepuluh ribu) orang terpilih dan selalu dijaga agar jumlahnya selalu 10 ribu. Jika ada yang terluka atau meninggal maka ia akan langsung digantikan. Pasukan ini ahli dalam panah dan pedang tapi yang mengerikan dari pasukan ini adalah karena mereka selalu berjumlah 10 ribu. Pasukan ini lenyap seiring perkembangan zaman.

5. Samurai
Dapat diibaratkan sebagai ksatria dari Jepang dan menguasai seni pedang katana. Mereka adalah pasukan dengan perlengkapan lengkap dan siap mati jika itu memang untuk tuannya. Pedang katana ini merupakan pedang tertajam dunia yang dapat dengan mudah membelah manusia menjadi dua.

Selain menguasai pedang katana mereka juga menguasai yumi (panah) dan beberapa dari samurai ini masuk sejarah sebagai salah satu pemanah terbaik di sejarah kuno. Mereka merupakan pasukan yang melambangkan kekuatan Jepang yang apabila mereka memang harus mati, maka mereka melakukannya dengan menjaga harga diri mereka yaitu dengan harakiri (bunuh diri ala Jepang).

4. Viking
Merupakan pasukan dan prajurit paling ditakuti di sejarah kuno. Mereka meneror Eropa dengan serangan dan perampokan mereka. Liar dan kejam dalam perperangan dan menggunakan senjata yang cocok untuk badan mereka, seperti pedang, kapak, atau tombak yang juga mereka dapatkan dari kota-kota yang mereka kuasai.

Bahkan kepercayaan mereka adalah mengenai perperangan dimana mereka menganut ke Dewa Odin (Dewa Perang yang dikaitkan dengan perang, kemenangan dan kematian). Mereka juga mempercayai bahwa jika Anda meninggal maka Anda akan melanjutkan perperangan Anda di perang tiada akhir. Mereka akan menghancurkan apapun yang ada di jalan mereka.

3. Spartan
Sama seperti Viking, kebudayaan mereka adalah mengenai perperangan dan melatih semua anak laki-laki untuk menjadi pria yang siap untuk perang sepanjang hidup mereka. Di kebudayaan mereka ada istilah : "kembali dengan perisai atau berada di atasnya." Istilah ini berarti jangan kembali kecuali jika Anda menang.

Mereka adalah pasukan yang sangat terkenal dengan kombinasi perisai dan tombaknya yang pada akhirnya diikuti oleh pasukan-pasukan kuno lainnya. Pasukan Sparta ini merupakan salah satu pasukan terkuat dan paling mematikan yang pernah dilihat dunia. Bahkan kekuatannya digambarkan sangat kuat di film 300 dan tokoh video game God of War, Kratos.

2. Ninja (Hashishin)
Ninja di Jepang merupakan hasil dari pemberontakan terhadap kaum Samurai oleh kaum petani yang disebabkan oleh sifat liar kaum Samurai. Mereka akhirnya menjadi pembunuh gelap (assassin) paling ditakuti yang pernah diketahui manusia sampai sekarang ini. Dengan senjat ayang benar-benar untuk melumpuhkan musuhnya dengan cepat dan terkenal dengan kemampuannya untuk membunuh secara instan dan hilang begitu saja. Selain hal itu, Ninja juga dikatakan merupakan orang yang sangat ahli dalam bela diri.

Selain di Jepang, ada pasukan serupa di Persia dan Syria dengan nama yang berbeda, yaitu Hashishin yang merupakan sumber kata dari kata 'Assassin'. Mereka juga dilatih dan melakukan pembunuhan dalam hal yang serupa, yaitu pembunuhan instan dan tanpa diketahui, hanya saja yang lebih dikenal adalah pasukan Ninja di Jepang. Alasan mengapa pasukan ini berada di atas Spartan adalah karena kemampuannya untuk membunuh diam-diam dan secara instan (bagaimana Anda akan melawan sesuatu yang tidak Anda ketahui?)

1. Templar (Knight)
Knight atau Templar merupakan pasukan terbaik dan terkuat dengan perlengkapan berat dan mengendarai kuda yang juga dilengkapi dengan perlengkapan berat (kuda berlapis baja). Mereka berada di urutan teratas karena perlengkapan ini, dengan senjata, baju pelindung, dan kuda terbaik. Tidak seperti pasukan lainnya, pasukan ini mengenakan pakaian pelindung yang benar-benar melindungi tubuh mereka secara keseluruhan.

Mereka dapat diibaratkan sebagai 'tank' di sejarah kuno. Selain itu, mereka juga diharapkan untuk berperilaku dengan penuh moral. Pasukan ini merupakan contoh terbaik yang menggambarkan prajurit dan bangsawan (gentleman).