Minggu, 09 Agustus 2015

Menyulap Barang Bekas Menjadi Vas Bunga

Botol Bekas + Kulit Jagung + Kardus + Kreativitas = Vas Bunga Cantik

Hoi, lihatlah gambar berikut. Vas bunga unik untuk bahan dekoratif yang bisa diletakkan di atas meja atau rak ini adalah berbahan dasar barang bekas dan sampah.  Cuma dari bahan botol kaca bekas minuman energi (energy drink) yang biasanya hanya diabaikan pemulung, kardus bekas kemasan air mineral yang sudah lusuh, dan beberapa helai sampah kulit jagung rebus yang sudah dikeringkan.  Dengan sedikit kesabaran, bentuk kaku botol minuman tersebut dapat disulap menjadi berlekuk dan menimbulkan bentuk yang lebih elips. Kita tahu, kelemahan botol kaca seperti ini jika akan dijadikan bahan kerajinan tangan atau prakarya adalah bentuk dasarnya yang kaku dan kurang artistik. Beda dengan botol-botol plastik yang lebih bervariasi bentuknya dan lebih mudah di-reshape. Tapi dengan sedikit mengakali, jadilah bentuk vas seperti kendi ini. Nah, mau tau bagaimana cara pembuatannya. Ayo diikuti tulisan ini sampai selesai.

cara membuat vas bunga dari barang bekas dan sampah kulit jagung, kardus, dan botol bekas
elegan. vas bunga dari barang-barang sampah dan limbah

Alat dan Bahan

Adapun alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat vas bunga unik untuk hiasan dekoratif ini adalah sebagai berikut:
  • Satu buah botol bekas minuman energi. Boleh juga menggunakan botol obat sirup atau botol kaca lainnya. Jangan lupa, bersihkan dulu sebelum dibuat barang kerajinan. 
  • Kardus bekas secukupnya. Gunakan yang sudah mulai kusut (lusuh), jangan yang sangat kaku atau baru karena akan menyulitkan saat menggulungnya.
  • Beberapa helai kulit jagung  yang telah direbus (atau gunakan kulit jagung rebus) dan dikeringkan. Jika ingin berwarna, anda dapat menambahkan pewarna tekstil sesuai warna kesukaan saat anda merebus kulit jagung. Jika ingin tampak putih, anda dapat menambahkan sedikit hidrogen peroksida.
  • Lem tembak
  • Lem putih yang kuat daya rekatnya.
  • Gunting atau cutter.
  • Mistar
  • Pulpen/pensil
Sudah siap semua alat dan bahannya? Oke, lanjut ke langkah-langkah membuat.

Teruskan Membaca »

Jumat, 07 Agustus 2015

Cerita Rakyat Propinsi Sulawesi Selatan, La Kuttu-kuttu Paddaga

Cerita Rakyat Propinsi Sulawesi Selatan, La Kuttu-kuttu Paddaga
La Kuttu-kuttu Paddaga adalah nama seorang pemuda yang gagah dan tampan. Ia adalah seorang yang sangat ahli bermain sepak raga, sebab pekerjaannya setiap hari tiada lain hanyalah bermain sepak raga bersama teman-temannya. Pada suatu hari ia diajak oleh teman-temannya bertandang ke desa tetangga untuk bermain sepak raga melawan para pemuda di sana. Dan, secara kebetulan lapangan yang digunakan untuk bermain berada di dekat rumah seorang gadis penenun.

Setelah beberapa lama bermain, La Kuttu-kuttu Paddaga merasa haus. Oleh karena rumah yang terdekat adalah rumah sang Gadis Penenun, maka ia segera menuju ke sana dengan maksud hendak meminta air minum. Setelah naik ke rumah dan bertemu dengan Sang Gadis yang sedang menenun di Serambi. La Kuttu-kuttu Paddaga lalu berkata, bolehkah saya meminta air barang seteguk?" 

Si Gadis yang waktu itu kebetulan sedang sendiri, segera menjawab, "maaf langsung ambil sendiri saja di dapur. Saya belum bisa keluar dari alat tenun ini, sebab benangnya baru saja di kanji." 

Setelah mendapat izin dari sang gadis, La Kuttu-kuttu Paddaga segera ke dapur untuk minum. Waktu kembali dari dapur dan melewati Sang Gadis, ia secara basa-basi bertanya," Sarung siapa yang engkau tenun?" 

"Ya, sarung kita," jawab gadis tenun singkat 

"Oh, begitu. Ya sudah, terima kasih sudah memberi saya minum," kata La Kuttu-kuttu Paddaga berpamitan hendak melanjutkan bermain sepak raga lagi. 

Sambil berlalu dari rumah itu sebenarnya ia selalu mengingat kata-kata terakhir sang gadis yang menyatakan bahwa sarung itu adalah "Sarung kita". Dalam pikirannya, apabila sarung itu adalah  sarung milik mereka berdua. Dan, dari situlah timbul niatnya untuk mengawini sang Gadis. Namun, ia tidak mempunyai uang untuk melamarnya, sebab ia tidak bekerja alias pengangguran. 

Beberapa waktu kemudian, sebelum La Kuttu-kuttu Paddaga sempat mencari uang untuk meminang, tiba-tiba ada seorang pemuda kaya yang telah memiliki pekerjaan datang meminang pada orang tua si Gadis. Mendapat pinangan dari seorang pemuda kaya, tentu saja orang tua gadis itu menerimanya dengan senang hati. Sementara si Gadis yang akan dikawinkan sebenarnya merasa tidak suka melihat pemuda itu, sebab ia tidak gagah dan buruk rupa lagi. Namun, karena orang tuanya memaksa, maka ia pun akhirnya mau menerimanya. 

Singkat cerita, perkawinan antara si Pemuda kaya dengan si Gadis penenun pun dilaksanakan. Setelah kawin, karena adat istiadat waktu itu melarang pengantin baru berhubungan intim sebelum empat puluh hari perkawinan, maka mereka tidak boleh tidur sekamar hingga waktu yang ditentukan berakhir. Beberapa hari sebelum masa pantang terakhir, si Perempuan menyuruh adik laki-lakinya untuk menyembelih seekor ayam. Setelah ayam di sembelih, ia meminta bagian tembolok ayam tersebut untuk dibawa ke kamarnya. Tembolok itu kemudian digembungkan lalu dikeringkan dan disimpan di bawah tempat tidurnya.

Ketika adat pantangan berhubungan intim telah berakhir, pada malam hari sang Suami mulai masuk ke dalam kamarnya. Saat sang Suami mematikan lampu dan ingin melampiaskan nafsunya, cepat-cepat si Gadis mengambil tembolok kering dari bawah tempat tidurnya. Tembolok itu kemudian diapitkan di pahanya, sehingga secara samar-samar terlihat seperti alat kelaminnya. Terkecoh melihat "alat kelamin" isterinya yang menjijikkan dan berbau sangat busuk, sang Suami menjadi kaget setengah mati. Nafsu birahinya menjadi hilang seketika dan tengah malam itu juga ia pulang lagi ke rumah orang tuanya.

Sesampai di rumah, orang tuanya yang tengah tidur menjadi terkejut. Dengan mata yang masih setengah terbuka, ayahnya bertanya, "Mengapa engkau pulang, nak?"

"Wah, rugi saya kawin, ayah," jawab si Pemuda.

"Kenapa? Ada apa dengan istrimu?" tanya ayahnya.

"Maksud saya menikah adalah untuk memperoleh keturunan. Namun, yang saya peristeri hanyalah seorang perempuan yang berpenyakit," jawab anaknya.

Mendengar jawaban itu, ayahnya segera berkata, "Ya, lebih baik kau ceraikan saja isterimu itu!"

"Baiklah. Tetapi saya sudah malu untuk kembali kesana lagi. Bagaimana kalau ayah saja yang menceraikannya untukku?" tanya si Anak.

"Ya, baiklah kalau begitu. Besok pagi aku akan ke sana," jawab ayahnya.

Keesokan harinya, pagi-pagi sekali ayah si Pemuda sudah berangkat ke rumah besannya, tanpa berbasa-basi lagi ia langsung mengutarakan maksudnya. Ayah si Perempuan yang sebenarnya sama sekali tidak mengetahui duduk persoalannya, namun ia juga tidak ingin berbasa-basi, segera saja menyetujui permintaan talak dari besannya. Saat itu juga terjadi perceraian antara si Pemuda kaya dengan Perempuan penenun. Jadi, walau telah menjadi janda, Perempuan penenun itu tetap seorang gadis karena belum pernah sekali pun ditiduri oleh mantan suaminya.

Setelah mantan besannya pergi, ayah si Perempuan segera memanggil anaknya dan memarahinya, "Kau apakan suamimu tadi malam sehingga mertuamu begitu panas hati?"

"Mana saya tahu, ayah. Andaikata ada perkataan saya yang menyakiti hatinya, tentu ayah juga akan mendengarnya sebab kita tinggal serumah. Mungkin memang beginilah nasib apabila seorang isteri sudah disukai lagi oleh suaminya."jawab perempuan Penenun itu bersandiwara.

Beberapa waktu kemudian, La Kuttu-kuttu Paddaga mendengar kabar bahwa perempuan idamannya itu telah bercerai. Untuk memastikan kebenarannya, ia pun segera bertandang ke rumah si Perempuan. Sesampai di sana, ia segera mendatangi si Perempuan yang waktu itu sedang menenun seorang diri. Setelah saling berhadapan, ia langsung menanyakan perihal perceraian yang dialami si perempuan beberapa waktu yang lalu. Pertanyaan itu dijawab dengan sejujurnya oleh si Perempuan dan akhirnya terjadilah percakapan yang cukup lama di antara mereka. Dalam percakapan itu, si Perempuan menjelaskan hal ikhwal perkawinannya dengan si Pemuda kaya dari awal hingga akhir.

Setelah mendapat penjelasan yang sangat lengkap dari perempuan itu, akhirnya La Kuttu-kuttu Paddaga menyatakan ingin mengawininya. Si Perempuan pun setuju, namun ia baru bersedia kawin setelah masa idahnya habis, sekitar tiga bulan lagi. Dan, selama masa idah itu La Kuttu-kuttu Paddaga diharapkan oleh sang Perempuan untuk mencari uang guna membeli mas kawin. Namun, karena ia sudah berstatus janda, maka jumlah mahar atau mas kawin yang harus disediakan tidak perlu sebanyak apabila ia masih gadis.

Oleh karena jumlahnya tidak seberapa, dalam waktu singkat La Kuttu-kuttu Paddaga sudah berhasil mendapatkan uang untuk membeli mas kawin. Setelah masa si Perempuan habis, La Kuttu-kuttu Paddaga datang pada orang tuanya dengan maksud untuk meminang anaknya. Karena anaknya sudah menjadi janda, orang tuanya pun segera menerima pinangan La Kuttu-kuttu Paddaga tanpa meminta syarat yang bermacam-macam. Singkat cerita, mereka pun kemudian menikah dan hidup bahagia. La Kuttu-kuttu Paddaga merasa bahagia karena telah berhasil mempersunting perempuan pujaannya walau sudah menjadi janda. Sedangkan si Perempuan juga merasa bahagia karena idamannya untuk memperoleh seorang pemuda yang gagah dan tampan telah terwujud, walaupun ia harus kawin dulu dengan seorang pemuda yang buruk rupa. 

Sumber: 
Buku cerita rakyat Indonesia Super lengkap 33 Propinsi
Diceritakan kembali oleh : Daru Wijayanti 
Ilustrasi : Ganjar Darmayekti 
Penerbit : New Diglossia (Yogyakarta), 2011)

Kamis, 06 Agustus 2015

Mobil-Mobilan dari Botol Plastik Bekas

Sampah Botol Plastik Dapat Dibuat Mainan Mobil-Mobilan Lho..

Brem..bremm...nggg.... tit..tiiittt!!! Awas tabrakan ya, mobilnya. He..he... Lihatlah, kita baru saja membuat mobil-mobilan dari botol plastik bekas berukuran kecil. Rodanya dibuat dari tutup botol minuman bersoda, dan as-nya dibuat dari sedotan plastik. Lucu. Ada proses pengecatan juga dalam pembuatannya. Cocok untuk mengajak si kecil berkreasi. Mau membuatnya juga? Silakan ikuti langkah-langkah cara pembuatannya yang disertai gambar berikut ini.


cara membuat kerajinan tangan dari botol plastik berbentuk mobil-mobilan untuk mainan anak-anak
mobil-mobilan lucu dari botol plastik bekas

Alat dan Bahan

Siapkan dulu alat dan bahannya, agar proses pembuatan mobil-mobilan nanti berjalan dengan lancar dan menyenangkan.
  • 4 buah tutup botol minuman (Saya menggunakan botol minuman bersoda. Pada prinsipnya, tutup botol plastik bekas apa saja bisa. Terpenting, ukurannya sesuai dengan ukuran botol plastik yang akan dijadikan bodi mobil-mobilan). Kalau bisa gunakan botol dengan warna dan ukuran yang sama.
  • 1 buah botol plastik kecil untuk bodi mobil.
  • cat yang mudah dicuci dengan air dan tidak berbahaya bagi anak-anak
  • kuas kecil untuk mengaplikasikan cat pada bodi mobil-mobilan
  • spidol atau pulpen untuk membuat pola garis sebelum bodi mobil-mobilan diberi warna dengan cat.
  • lem tembak untuk merekatkan bagian-bagian botol plastik yang akan dibuat mobil-mobilan
  • gunting untuk memotong dan melubangi bahan.
  • sedotan plastik kecil dan keras 2 batang untuk as roda
  • sedotan plastik ukuran sedikit lebih besar 2 batang untuk tempat menempatkan roda beserta as-nya sehingga bisa berputar dan melekat pada bodi mobil-mobilan.
Sudah lengkap alat dan bahannya? Kalau begitu mari kita mulai mengikuti cara pembuatan mobil-mobilan ini. Jangan lupa, perhatikan gambar-gambarnya secara seksama.

Teruskan Membaca »

Selasa, 04 Agustus 2015

Cara Membuat Bunga dari Kulit Jagung : Cempaka

Contoh Prakarya dari Limbah Kulit Jagung : Bunga Cempaka

Kulit jagung adalah limbah atau sampah yang sering kita temukan di dapur rumah kita. Dan, kalau kita pergi ke pasar tradisional di mana terdapat penjual jagung segar, maka kulit jagung sering kita lihat menumpuk begitu saja di sekitar lapak mereka, atau dimasukkan ke dalam karung untuk selanjutnya dibuang begitu saja. Ternyata, dengan sedikit ketelatenan dan kreativitas, limbah sampah kulit jagung (klobot) bisa dibuat prakarya yang menarik. Contohnya kerajinan yang berbentuk bunga cempaka ini. Bagaimana? Tertarik untuk mencoba membuatnya? Mudah kok. Ikuti langkah-langkah cara pembuatannya (disertai gambar) berikut.

cara membuat kerajinan tangan prakarya dari sampah limbah kulit jagung yang berbentuk bunga cempaka
bunga cantik ini dibuat dari kulit jagung, baca caranya membuatnya di sini...

Alat dan Bahan

Untuk membuat prakarya berbentuk bunga cempaka dari kulit jagung ini kita memerlukan alat-alat dan bahan berikut. Silakan dipersiapkan agar bisa langsung praktek.
  • Kulit jagung yang telah direbus dan dikeringkan (bisa juga memakai kulit jagung rebus). Perebusan paling tidak memerlukan waktu satu jam. Anda boleh menambahkan pewarna tekstil untuk mendapatkan variasi bahan kerajinan tangan kulit jagung. Saya sendiri pada tutorial ini hanya menggunakan sisa sampah dapur bekas kulit jagung rebus. Jadi warnanya natural.
  • Gunting untuk membentuk bagian-bagian bunga cempaka yang akan dibuat.
  • Kawat halus (saya ambil dari bagian dalam kabel bekas, ukurannya sedikit lebih besar dari rambut) 
  • Kawat ukuran sedang untuk tangkai bunga
  • Lem kertas yang kuat daya rekatnya (saya gunakan lem putih)
  • Tang, untuk memotong kawat tangkai bunga dan melengkungkannya.
Teruskan Membaca »

Cara Membuat Boneka Domba dari Kardus

Kerajinan Tangan Anak: Boneka Domba 

Menyenangkan sekali kalau mainan yang kita mainkan atau anak-anak gunakan adalah buatan mereka sendiri, atau paling tidak mereka punya kesempatan untuk terlibat dalam membuatnya. Kerajian tangan sederhana untuk membuat mainan adalah alternatifnya. Bahan-bahannya tidak harus mahal. Justru, mainan yang dibuat dengan barang-barang sampah atau bekas akan mengajarkan kepada mereka bahwa tidak semua limbah dan sampah itu tidak bermanfaat. Sedikit demi sedikit mereka juga dapat diajarkan untuk mencintai lingkungan karena ikut melakukan daur ulang (recycling). Boneka domba dari bahan kardus, stik es krim, dan kapas berikut adalah contoh kerajinan tangan yang dimaksud.


cara membuat kerajinan tangan (prakarya) boneka domba dari kardus bekas dan kapas yang mudah untuk anak-anak
kerajinan tangan anak boneka domba dari kardus bekas dan kapas

Lucu ya... Nah, dengan adanya stik es krim pada boneka domba dari kardus ini kita bisa memainkannya saat bercerita tentang domba. Ada banyak cerita yang bisa disampaikan tentang domba ini kepada anak-anak. Banyak karakter cerita yang diperankan oleh domba, atau bahkan anda dan anak-anak dapat mengarang cerita mereka sendiri sambil memainkannya di panggung boneka sederhana yang tentu juga dapat dibuat dari kardus bekas dan bahan sederhana lainnya. Dijamin deh, kreativitas dan daya imajinasi anak juga akan lebih baik. Melalui cerita yang diperankan boneka domba ini, orang tua juga dapat menanamkan nilai-nilai luhur budi pekerti. Bagaimana? Ingin membuatnya bersama anak-anak? Ayo kita cara pembuatannya di bawah ini.

Teruskan Membaca »

Minggu, 02 Agustus 2015

Origami Untuk Anak TK : Rumah

Origami Rumah Sederhana untuk Anak TK 

Origami itu tidak harus sulit. Apalagi jika ditujukan untuk diajarkan pada anak-anak yang masih kecil. Mereka masih mempunyai kemampuan koordinasi otot-otot jari tangan yang belum sempurna. Akan tetapi, kemampuan koordinasi otot-otot jari dan tangan harus dilatihkan kepada mereka akan menjadi semakin baik. Selain itu, melipat kertas origami kepada anak-anak TK akan membuat daya ijaminasi mereka berkembang karena mereka dihadapkan pada bentuk-bentuk yang sedikit abstrak (tidak sempurna perwujudannya). Salah satu contoh origami yang cocok untuk anak usia 4 sampai 6 tahun adalah origami rumah yang sederhana ini. Adanya bentuk atap yang miring serta cerobong asap di bagian samping akan membuat mereka serta merta dapat berimajinasi bahwa itu adalah rumah. Jika diinginkan mereka juga mencoret-coret sesuatu pada origami itu, mereka dapat diajarkan menggambar pintu dan daun jendela kaca berbentuk kotak-kotak dengan spidol atau pensil. Jika tertarik mengajarkan anak-anak anda origami rumah ini, lanjutkan membaca tutorialnya berikut.
cara membuat origami bentuk rumah untuk anak TK atau SD kelas 1
origami rumah untuk anak-anak TK (sangat sederhana)

Teruskan Membaca »

Sabtu, 01 Agustus 2015

Cara Membuat Kerajinan Tangan dari Kulit Jagung

Tempat Pensil dari Bahan Limbah Kulit Jagung, Stik Es Krim, dan Kaleng


Kulit jagung, stik es dan kaleng adalah bahan-bahan limbah yang kerap ada di rumah kita. Limbah-limbah dan sampah ini dapat dimanfaatkan untuk membuat barang kerajinan tangan atau prakarya yang unik dan eksotis. Karena terbuat dari bahan alam berupa kayu dan daun tumbuhan, maka stik es krim dan kulit jagung (klobot) akan menimbulkan kesan natural dan eksotik. Warna-warnanya seperti warna alam. Sementara kaleng bekas seperti kaleng aluminium dapat dibuat sebagai bahan rangka yang mudah dibentuk menjadi bahan kerajinan tangan. Lihatlah perpaduan limbah kulit jagun, stik es, dan kaleng bekas pada gambar di bawah setelah dibuat menjadi tempat pensil. Bagus kan?

Cara Membuat Tempat Pensil

Ikuti langkah-langkah cara pembuatan tempat pensil dari bahan sampah dan limbah kulit jagung, stik es serta kaleng bekas menjadi barang kerajinan berbentuk tempat pensil berikut.

cara membuat kerajinan tangan dari limbah dan sampah kulit jagung stik es krim dan kaleng aluminium bekas berbentuk tempat pensil yang cantik
tempat pensil dibuat dari limbah kulit jagung dan stik es krim serta kaleng bekas

Teruskan Membaca »